Para anggota panel juga memiliki tanggung jawab untuk memantau kebijakan anti-rasisme, menjadi penggerak edukasi bagi pemain muda, serta mendorong perubahan budaya di dunia sepak bola.
Kampanye global ini menjadi cermin penting bagi Indonesia yang belakangan diwarnai maraknya kasus bullying dan ungkapan bernada rasis di dunia olahraga dan media sosial.
Fenomena ini bisa berimplikasi serius jika tidak segera ditangani, termasuk risiko sanksi atau denda dari FIFA apabila ditemukan pelanggaran dalam pertandingan resmi.
Melalui semangat Global Stand Against Racism, Indonesia diharapkan memperkuat pendidikan karakter dalam sepak bola, mulai dari pelatih, pemain muda, hingga suporter agar nilai-nilai kesetaraan, hormat, dan keberagaman benar-benar menjadi bagian dari budaya sepak bola nasional.
16 Anggota FIFA Players’ Voice Panel (PVP)
- George Weah (Liberia) – Kapten kehormatan

