FIFA Players’ Voice Panel Gelar Pertemuan di Maroko, Serukan Aksi Nyata Lawan Rasisme

0 Shares
  • Menerapkan prosedur tiga langkah anti-diskriminasi yang memungkinkan penghentian pertandingan jika tindakan rasis berlanjut
  • Memperkuat pengawasan media sosial melalui FIFA Social Media Protection Service, dan
  • Memperluas program pendidikan lewat Football for Schools serta platform e-learning.
  • Para anggota panel juga memiliki tanggung jawab untuk memantau kebijakan anti-rasisme, menjadi penggerak edukasi bagi pemain muda, serta mendorong perubahan budaya di dunia sepak bola.
    Kampanye global ini menjadi cermin penting bagi Indonesia yang belakangan diwarnai maraknya kasus bullying dan ungkapan bernada rasis di dunia olahraga dan media sosial.

    Fenomena ini bisa berimplikasi serius jika tidak segera ditangani, termasuk risiko sanksi atau denda dari FIFA apabila ditemukan pelanggaran dalam pertandingan resmi.

    Melalui semangat Global Stand Against Racism, Indonesia diharapkan memperkuat pendidikan karakter dalam sepak bola, mulai dari pelatih, pemain muda, hingga suporter agar nilai-nilai kesetaraan, hormat, dan keberagaman benar-benar menjadi bagian dari budaya sepak bola nasional.

    16 Anggota FIFA Players’ Voice Panel (PVP)

    • George Weah (Liberia) – Kapten kehormatan
    Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
    Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
    Achmad Husin Alifiah
    Achmad Husin Alifiah
    Tim Redaksi :

    Berita Lainnya

    DKI JAKARTA
    ☀️
    00:00:00
    Memuat Kalender...
    MEMUAT... - ---- H
    MEMUAT... 00:00
    -- : -- : --

    YANG BARU