“Pertimbangan sosial jangan sampai jadi penghambat. Justru dari situ harus lahir solusi,” tutur vasco.
Adapun, Vice President Divisi Perencanaan PT Hutama Karya (Persero), Dhono Nugroho merespons positif dukungan Pemprov Sumbar atas kelanjutan proyek strategis nasional tersebut.
“Hutama Karya merasa didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Sumbar, dan ini yang membuat kami semakin optimistis,” ujarnya.
Untuk diketahui, Tol Trans Sumatera ruas Padang-Pekanbaru memiliki panjang 255,06 kilometer. Ruas Panjang terdiri dari beberapa segmen yang melintasi wilayah Sumbar, yakni Bangkinang-Pangkalan sepanjang 22 kilometer (Km) Pangkalan-Payakumbuh 34,95 Km, Payakumbuh-Bukittinggi 32,8 Km, Bukittinggi-Sicincin 40,01 Km, serta Sicincin-Padang sepanjang 36,6 Km.
Proyek Tol Trans Sumatera ruas Padang-Pekanbaru masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) era pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto. Penetapan itu merujuk Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian N 16/2025 Tentang Perubahan Kedelapan Atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Proyek Strategis Nasional.


