“Kejadiannya tiba-tiba, diserang OTK sekitar 20 orang, mereka memakai penutup muka,” kata Ismail.
Ismail menjelaskan, penyerangan terjadi sekitar pukul 15.30 Wita di area dalam kampus, ketika sejumlah mahasiswa sedang membersihkan sekitar sekretariat organisasi mereka.
“Sekuriti juga kaget karena tiba-tiba muncul kelompok tersebut,” jelasnya.
Begitu laporan diterima, polisi langsung mendatangi lokasi, namun para pelaku sudah lebih dulu kabur.
“Saat ini kita masih dalami dan kembangkan karena laporan baru masuk kemarin. Mudah-mudahan secepatnya bisa terungkap,” ujarnya.
Rekaman CCTV dari kampus telah diamankan sebagai bahan penyelidikan. “CCTV di sekitar TKP sudah kami buka, dan penyidik sementara mengejar para pelaku,” terang Ismail.
Ia menambahkan, kondisi kampus kini sudah kembali kondusif, dan polisi tetap disiagakan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi serangan lanjutan.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelakunya bisa terungkap,” pungkasnya.


