HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) unggul adalah fondasi utama dalam mewujudkan transformasi ekonomi nasional.
Dalam rapat terbatas Kabinet Merah Putih di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kamis (16/10), Prabowo memberikan instruksi khusus kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk segera menyiapkan lebih dari 2.000 profesional muda terbaik Indonesia agar siap bekerja di sektor-sektor strategis.
“Presiden menginstruksikan agar 2.000 putra-putri terbaik Indonesia dipersiapkan untuk berkiprah di BUMN maupun perusahaan swasta nasional,” tulis akun resmi @sekretariat.kabinet di Instagram.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintahan Prabowo dalam memperkuat ekosistem talenta nasional, khususnya di sektor prioritas seperti teknologi, energi, pangan, dan keuangan digital. Pemerintah menilai percepatan pembangunan SDM unggul merupakan kunci untuk menghadapi tantangan industri masa depan yang semakin dinamis dan kompetitif.
Prabowo menekankan bahwa peningkatan kapasitas individu tidak cukup hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga harus dibarengi dengan kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Sinergi ini diharapkan melahirkan generasi profesional yang adaptif, inovatif, dan siap memimpin perubahan.
Langkah ini melanjutkan program Presidential Fellowship in Economics and Business Leadership, yang sebelumnya telah menjaring 82 profesional muda lulusan universitas ternama dalam dan luar negeri. Program yang digagas langsung oleh Prabowo ini berfokus pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kompetensi strategis di bidang ekonomi dan bisnis.
Para peserta fellowship diseleksi ketat untuk memastikan mereka memiliki integritas, visi kepemimpinan, serta kapasitas global. Melalui inisiatif ini, pemerintah berharap lahir generasi pemimpin baru yang mampu membawa Indonesia menuju kemandirian ekonomi dan daya saing global.
Dengan menyiapkan ribuan talenta unggul di berbagai sektor strategis, Prabowo Subianto menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan “mesin penggerak baru” pembangunan ekonomi Indonesia sebuah investasi jangka panjang demi masa depan bangsa.


