PBB : Israel Tembak Warga Palestina yang Menunggu Bantuan

0 Shares

JAKARTA – Militer Israel mengintensifkan serangan udara di Jalur Gaza setiap delapan atau sembilan menit, yang menghancurkan warga sipil, termasuk ribuan orang yang mengungsi dari Gaza yang terkepung, demikian disampaikan oleh badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (26/9).

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengungkapkan bahwa otoritas kesehatan Gaza melaporkan peningkatan serangan Israel dalam 24 jam sebelumnya.

“Sejumlah tim di lapangan juga melaporkan bombardir, tembakan yang diluncurkan dari helikopter dan quadcopter, serta tembakan ke arah para warga yang menunggu bantuan,” lapor OCHA, dikutip Holopis.com, Minggu (28/9).

OCHA mengatakan bahwa orang-orang yang mengungsi dari Gaza City sebagian besar menuju ke Gaza selatan, yang di sana kondisinya digambarkan sangat buruk.

“Sejumlah tim yang memantau pergerakan orang-orang di dalam Jalur Gaza mencatat sekitar 16.500 warga yang mengungsi dari
Gaza utara ke selatan,” kata OCHA.

OCHA menyebutkan bahwa ratusan ribu orang yang masih berada di Gaza City sangat bergantung pada bantuan kemanusiaan karena layanan yang lebih penting di sana terpaksa ditutup atau dipindahkan.

- Advertisement -

Menurut OCHA, jumlah warga Palestina di Tepi Barat yang mengungsi sejak 7 Oktober 2023 akibat serangan pemukim Israel dan pembatasan akses telah melampaui 3.000 jiwa. Separuhnya adalah anak-anak, terutama dari komunitas Badui dan penggembala.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU