Jerry Massie Sentil Ahmad Sahroni Bikin Narasi Sampah

0 Shares

JAKARTA – Direktur eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai, ucapan Ahmad Sahroni yang menyebut bahwa publik pendengung bubarkan DPR adalah orang-orang tertolol sedunia adalah bentuk ketidakdewasaan wakil ketua Komisi III DPR RI tersebut dalam berpolitik dan berkomunikasi publik.

Bahkan Jerry menilai, ucapan politisi Partai NasDem tersebut sangat tidak pintar sama sekali dalam merespons kemarahan publik atas penilaian mereka kepada DPR RI.

“Ini narasi sampah dan irasional dari seorang anggota DPR. Harusnya lebih cerdas dan bijak lagi dalam menyampaikan pesan,” kata Jerry kepada Holopis.com, Kamis (28/8/2025).

Ia mengingatkan agar Sahroni bisa mengontrol diri dan lebih cerdas lagi khususnya dalam menyikapi psikologi publik. Jangan sampai ia mengeluarkan narasi yang justru bisa semakin memicu kemarahan masyarakat secara luas.

“Ahmad Sahroni harus belajar dan membaca psikologi publik. Rakyat lagi terluka jangan tambah luka,” ujarnya.

Ia berharap para anggota dewan yang lain tidak asal berbicara yang tidak diukur dampaknya terlebih dahulu. Sebab ketika anggota dewan sudah menyampaikan narasi dan ucapan yang justru bisa semakin memicu keributan publik, maka instabilitas nasional bisa terjadi.

- Advertisement -

“Itulah istilah lidah tak bertulang. Dan dengan lidah dapat membakar hutan belantara sekalipun,” tutur Jerry.

DPR Harus Lebih Peka Suara Rakyat

Lebih lanjut, Jerry Massie mengatakan bahwa publik tidak salah ketika merasa kecewa dengan DPR RI saat ini. Betapa tidak, maraknya pemberitaan soal tunjangan rumah anggota dewan yang sebesar Rp50 juta serta informasi kenaikan gaji anggota parlemen tersebut menjadi salah satu pemicunya.

“Belum lagi kekecewaan pada Uya Kuya dan Eko Patrio yang membuat geram publik. Memangnya DPR klub malam? Kalau mau joget dan menari sepuasnya tak perlu di-publish atau off the record saja,” tukasnya.

Ketimbang melakukan reaksi yang bodoh, Jerry menyarankan agar para anggota dewan lebih mau merendahkan hati untuk bisa lebih dekat mendengar keresahan rakyat.

“Harusnya anggota DPR banyak mendegar seruan, aspirasi rakyat lantaran mereka digaji rakyat lewat pajak. Ini malah menantang,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa Ahmad Sahroni memberikan respons atas adanya narasi desakan pembubaran DPR RI buntut dari kabar kenaikan gaji DPR RI yang mencapai Rp3 juta per hari. Menurutnya, pendengung narasi tersebut merupakan orang-orang yang bermental tolol.

“Orang yang cuman mental bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia,” kata Sahroni di Polda Sumatera Utara, Jumat 22 Agustus 2025.

Ia juga meminta publik agar tidak berlebihan di dalam menghina DPR RI. Sebab narasi yang dilontarkan secara berlebihan justru bisa mengganggu mentalitas mereka sendiri sebagai manusia.

“Silakan kritik, mau ngapain juga boleh, tapi jangan mencaci maki berlebihan, itu karena merusak mental manusia, mental manusia yang begitu adlaha orang tertolol sedunia, catat nih,” ucapnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU