Gibran Diseret dalam Isu Bendera One Piece di HUT 80 RI

0 Shares

JAKARTA – Pengamat politik Jerry Massie merespons serius propaganda pengibaran bendera One Piece di momentum HUT 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang tengah ramai. Ia menilai bahwa ada agenda terselubung untuk memecah bangsa dengan adanya propaganda tersebut.

“Saya mencurigai One Piece ini sengaja dimainkan untuk merusak HUT RI ke-85. Dan ini bagian konspirasi terselubung yang dimainkan para buzzer bayaran seperti kasus merusak nama Jaksa Agung dengan menggunakan medsos san media sebagai sarana tempat untuk menyerang,” kata Jerry kepada Holopis.com, Minggu (3/8/2025).

- Advertisement -

Bahkan ia menaruh curiga terhadap sosok aktor di balik pihak yang melakukan propaganda tersebut. Terlebih ia melihat ada pengenaan pin logo One Piece yang pernah dikenakan oleh Gibran Rakabuming Raka saat debat Pilpres 2024 lalu. Salah satunya saat debat cawapres di Jakarta Convention Center atau JCC, Senayan, Jakarta Pusat pada hari Minggu 21 Januari 2024, di mana Gibran kedapatan memakai pin Mugiwara dari anime One Piece.

“Saya curiga dan duga ada nama Gibran Rakabuming di balik isu One Piece ini. Pasalnya dalam debat pilpres waktu lalu ada, 2 kali dia memakai logo bajak laut ini. Dan logo ini terkenal di kalangan film animasi dan buku komik Naruto. Dan kebetulan Gibran juga sangat mengidolakan tokoh Naruto ini,” ujarnya.

- Advertisement -

Bahkan sebelumnya pula, Jerry mengingat soal pengenaan pin yang serupa oleh putra sulung Joko Widodo (Jokowi) tersebut pada 13 November 2023 di Gelora Bung Karno (GBK).

“Saat acara silahturahmi Desa Bersatu 13 November 2023 di Stadion GBK, nampak jelas Gibran mengenakan logo One Piece ini,” sambung Jerry.

Oleh sebab itu, direktur eksekutif Political Public and Policy Studies (P3S) tersebut pun mendorong agar DPR RI pun mewaspadai adanya isu propaganda tersebut untuk melihat ada kemungkinan aktor interektual di dalam internal pemerintah. Karena ia khawatir, isu One Piece tersebut bisa mengganggu stabilitas politik di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Dan kini muncul gambar One Piece yang tentunya akan merusak citra Prabowo sebagai Presiden. Saya dorong DPR untuk mengusut siapa dalang dan pelaku serta cukong di balik isu ini. Kalau perlu bikin hak angket di DPR guna mencari tahu siapa aktornya,” pungkas Jerry.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa terdapat isu seruan pengibaran bendera One Piece di momentum HUT 80 Tahun RI. Belum jelas siapa yang memulai menghembuskan narasi tersebut. Namun Menko Polkam Budi Gunawan sudah memberikan wanti-wanti bahwa seruan semacam itu bisa berimplikasi pidana.

“Ada konsekuensi pidana dari tindakan yang mencederai kehormatan bendera merah putih,” kata Budi Gunawan dalam keterangan persnya, Jumat 1 Agustus 2025.

Dasar hukum yang digunakan Menko Polkam tersebut yakni Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 24 ayat (1) menyebutkan : “Setiap orang dilarang mengibarkan Bendera Negara di bawah bendera atau lambang apa pun.”

Maka dari itu, Budi Gunawan pun menegaskan jika pemerintah tak segan mengambil langkah tegas jika terjadi seruan dan propaganda yang memang mengarah kepada perpecahan bangsa di balik isu pengibaran bendera One Piece tersebut.

“Pemerintah akan mengambil tindakan hukum secara tegas dan terukur jika ada unsur kesengajaan dan provokasi demi memastikan ketertiban dan kewibawaan simbol-simbol negara,” tegasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru