JAKARTA – Bencana angin kencang melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kota Sabang, Provinsi Aceh semenjak Senin (21/7) yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, bencana angin kencang itu merusak setidaknya belasan rumah warga di Kota Sabang.
“Kejadian ini mengakibatkan 12 rumah warga terdampak,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (22/7).
Abdul menjelaskan bahwa kerusakan rumah warga yang terdampak angin kencang juga terbilang cukup bervariasi.
“Sebagian besar atap rumah rusak akibat tertiup angin atau tertimpa pohon tumbang,” ujarnya.
Tak hanya merusak rumah warga, Abdul mengungkapkan bahwa dampak angin kencang juga menggangu aktifitas rumah warga.
“Pohon tumbang juga menutup akses jalan, sehingga mengganggu aktivitas warga,” ucapnya.
“Petugas dikerahkan untuk membersihkan material dan mendata warga terdampak,” tambahnya.
Untuk kesiapsiagaan menghadapi angin kencang, Abdul menghimbau masyarakat secara mandiri memangkas ranting pohon yang rapuh, menebang pohon yang berpotensi tumbang di sekitar permukiman.
“Serta memperkuat struktur bangunan, terutama atap, jendela, dan pintu, agar tahan terhadap tiupan angin,” imbaunya.


