JAKARTA – Bekas suksesor Liverpool Jurgen Klopp merasakan patah hati yang luar biasa ketika tahu bahwa Diogo Jota meninggal dunia. Bahkan, Klopp menilai Jota bukan sekadar pemain bola yang andal, tapi lebih dari itu.
Jurgen Klopp pernah melatih Liverpool, bahkan bisa dibilang bahwa Diogo Jota merupakan salah satu anak emasnya Klopp.
Bagaimana tidak, Klopp melatih Diogo Jota selama empat musim di Liverpool. Jota sendiri di bawah kepelatihan Klopp, telah bermain sebanyak 145 kali dan sudah membuat 56 gol dan 22 assist.
Sebelum akhirnya Jurgen Klopp mundur dari kursi kepelatihan, dan Liverpool ada di tangan Arne Slot. Menariknya bersama Slot, Jota malah sukses meraih trofi Liga Inggris pertamanya yang diraih musim lalu.
Hal itu membuktikan bahwa performa Diogo Jota bersama Liverpool terbilang baik, meski memang banyak diganggu cedera dalam semusim terakhir ini.
Kini, pencapaian-pencapaian itu tinggal kenangan, Diogo Jota meninggal dunia akibat kecelakaan maut di KM 65 dari A-52, dekat provinsi Zamora, Spanyol, Kamis (3/7). Jota kabarnya naik mobil Lamborghini bersama adiknya bernama Andre Silva.
Dari kronologi sementara yang beredar luas di muka publik, mobil yang dinaiki Diogo Jota dan adiknya itu mengalami pecah ban saat hendak menyalip kendaraan lain, dan tergelincir ke luar jalur hingga menabrak pambatas jalan, kemudian terbakar di lokasi kejadian.
Kabar meninggalnya Diogo Jota menghentak sepakbola dunia, salah satu yang paling kehilangan adalah Jurgen Klopp.
Bahkan, Jurgen Klopp sempat tidak percaya akan kabar tersebut, namun pada akhirnya ia pasrah dan berduka dengan begitu dalam.
“Inilah saat dimana saya kesulitan. Pasti ada tujuan yang lebih besar! Tapi saya tidak memahaminya,” ungkap Klopp seperti dikutip Holopis.com dari Instagram @kloppo.
Jurgen Klopp juga menyampaikan bahwa Diogo Jota bukan sekadar pemain sepakbola top, namun juga merupakan teman dan seorang suami yang baik untuk istrinya.
“Saya patah hati mendengar tentang meninggalnya Diogo, dan adiknya Andre. Diogo bukan hanya seorang pemain yang fantastis, melainkan juga seorang teman yang sangat baik, seorang suami dan ayah yang penyayang dan peduli,” tambahnya.
“Kami akan sangat merindukanmu! Seluruh doa, pikiran dan kekuatan saya untuk Rute, anak-anak, keluarga, teman-teman dan semua orang yang menyayangi mereka. Beristirahatlah dengan tenang,” imbuh Klopp.


