JAKARTA – Dunia saat ini sedang dihebohkan dengan pertengkaran antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat melakukan pertemuan resmi di Gedung Putih pada hari Jum’at (28/2) waktu setempat.
Dalam pertikaian yang disaksikan sejumlah wartawan dan ditonton seluruh dunia, Donald Trump berteriak ke arah Zelenskyy dengan mengatakan bahwa Zelenskyy tidak tahu berterima kasih dan berjudi dengan kemungkinan Perang Dunia III.
Secara blak-blakan di depan kamera, Donald Trump mengejutkan dunia dengan memarahi Zelenskyy, dan menyalahkannya terkait perang antara Rusia dan Ukraina yang tak kunjung usai.
“Jika anda tidak memiliki senjata militer kami, perang ini pasti akan selesai dalam 2 minggu!,” kata Trump langsung kepada Zelenskyy, dikutip Holopis.com (1/2).
Pernyataan itu pun langsung disanggah oleh Zelenskyy, yang mengatakan sebelumnya Putin berjanji akan mengkahiri perang setelah 3 hari.
Akibat pertikaian itu, Zelenskyy pun meninggalkan Gedung Putih tanpa melanjutkan persetujuan yang diminta Trump, terkait Ukraina harus mengizinkan Amerika Serikat dalam mengakses kekayaan alam mereka.
Sebagai informasi, Donald Trump sejauh ini menunjukkan pergeseran pihak ke Rusia sejak menjabat sebagai presiden. Hal ini pun mengejutkan sekutu di Eropa, dan membuat posisi Ukraina semakin lemah di tangan Rusia.
Amerika Serikat menekankan bahwa perang ini harus diselesaikan agar tidak menjadi konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II yang berkepanjangan.
Namun Volodymyr Zelenskyy kembali menekankan bahwa ia tidak percaya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Zelenskyy mengatakan ia tidak mau berkompromi dengan ‘pembunuh,’ sebuah tudingan yang ia lontarkan kepada Putin.
Mesi demikian, Volodymyr Zelenskyy mengaku minta maaf atas sikapnya terhadap Donald Trump dalam pertemuan tersebut. Namun Trump mengatakan bahwa ia hanya akan kembali berbicara kepada Zelenskyy jika presiden Ukraina tersebut mau untuk memulai pembicaraan damai dengan Rusia.


