Genangan Banjir Desa Dayeuhkolot di Kabupaten Bandung Berangsur Surut

0 Shares

JAKARTA – Kondisi banjir yang melanda wilayah desa pada dua kecamatan di Kabupaten Bandung berangsur surut. Kendati demikian, genangan masih tersisa di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, tinggi muka air di Kampung Bojongasih, Desa Dayeuhkolot, berangsur surut.

“Namun ketinggian genangan masih terpantau 20 – 70 cm,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (27/5).

Abdul kemudian menjelaskan, dua desa lainnya di Kecamatan Dayeuhkolot telah surut, yaitu di Desa Citeureup dan Cangkuan Wetan. Di wilayah Kecamatan Bojongsoang, Desa Bojongsoang yang terdampak banjir juga dilaporkan telah surut.

Dampak banjir menyasar pada 3.275 KK atau 7.298 jiwa di ke empat desa tersebut. Sedangkan 76 KK atau sekitar 233 jiwa masih mengungsi, dengan rincian Desa Citeureup 58 KK atau 183 jiwa dan Dayeuhkolot 18 KK atau 50 jiwa.

Sementara itu, Pos pengungsian berada di Kecamatan Dayeuhkolot, dengan sebaran di kantor desa Dayeuhkolot, serta 3 titik di Desa Citeureup, yaitu Masjid An-Nur, gedung siber dan Bumi Pondok Quran.

- Advertisement -

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 1.600 rumah terdampak banjir tersebut. Sebanyak 3 rumah rusak berat akibat tergerus arus air, sedangkan fasilitas terdampak terdiri fasilitas tempat ibadah 17 unit, Pendidikan 5 dan umum 3.

“Merespons banjir di wilayah, BPBD bersama dinas terkait lain telah melakukan respons darurat bencana. Para personel masih bersiaga dan melakukan pendampingan terhadap warga yang terdampak maupun di pos pengungsian,” ujarnya.

Banjir di 4 desa tersebut disebabkan setelah adanya curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Selasa (25/2), pukul 16.20 WIB. Lebatnya hujan menyebabkan debit air Sungai Cikapundung dan Citarum meluap.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU