HOLOPIS.COM, JAKARTA – Penyanyi pop Indonesia, Mahalini, baru-baru ini merilis versi remake dari lagu legendaris “Sampai Menutup Mata”, yang sebelumnya dipopulerkan oleh Acha Septriasa sebagai soundtrack film Heart pada tahun 2006.
Lagu ini telah memiliki tempat tersendiri di hati penggemar musik Indonesia karena lirik dan emosinya yang kuat, serta merupakan salah satu hits besar dalam karir Acha Septriasa sebagai penyanyi lagu soundtrack.
Dalam unggahan video klip di kanal youtube resminya, Mahalini banyak mendapatkan pujian atas sentuhan segar yang ia tanamkan di lagu ini. Namun, tak hanya pujian, ada juga penggemar musik yang tidak menyukai lagu ini dinyanyikan oleh istri Rizky Febian tersebut.
Bagi pendengar yang telah mengenal versi asli, remake ini menjadi sebuah nostalgia, sementara bagi pendengar baru, ini adalah kesempatan untuk mengenal sebuah lagu klasik dengan cara yang segar.
Terlepas dari pro kontra yang Lini dapatkan setelah merilis video klip terbaru dari lagu yang ia remake ini, Mahalini, yang dikenal dengan suara merdunya, memberikan sentuhan segar pada “Sampai Menutup Mata” dengan gaya vokalnya yang khas.
Dalam remake ini, Mahalini tidak hanya menampilkan interpretasi modern, tetapi juga menghadirkan nuansa emosional yang mendalam, menjadikan lagu ini relevan bagi generasi baru pendengar musik.
Lagu ini tetap mempertahankan inti emosionalnya, yaitu tentang cinta yang bertahan sampai akhir, namun dengan produksi musik yang lebih kontemporer. Mahalini mengungkapkan bahwa ia ingin memberikan penghormatan kepada lagu klasik ini, sekaligus membawanya ke dalam dunia musik pop modern.
Meskipun lagu ini sudah sangat populer dalam versi aslinya, versi Mahalini membawa keunikan tersendiri. Dengan karakter vokalnya yang lebih lembut namun bertenaga, Mahalini berhasil menyampaikan emosi dari lagu ini dengan cara yang berbeda.
Versi remake ini juga didukung oleh aransemen musik yang sedikit lebih modern, yang menambah kedalaman emosi.
Dengan remake “Sampai Menutup Mata,” Mahalini berhasil menunjukkan kemampuan vokalnya dan menghidupkan kembali lagu yang sudah lama dikenal publik. Versinya tidak hanya membawa kembali kenangan, tetapi juga memperkenalkan keindahan lagu ini kepada audiens yang lebih muda.


