Jamaah Islamiyah Bubar, Sepakat Indonesia Negara Adil Bagi Umat Islam

557
0 Shares

Hal senada juga disampaikan oleh mantan amir di Jamaah Islamiyah, Abu Rusydan alias Hamzah. Pria kelahiran Kudus 16 Agustus 1960 yang memiliki nama asli Thoqirun ini mengaku ada kesalahan paham dirinya dalam memaknai jihad fi sabilillah, hingga akhirnya ia pun belajar jihad di Afghanistan.

“Saya menjelaskan bahwa tujuan belajar di Afghanistan adalah untuk memahami jihad dengan benar, karena di sana terdapat jihad fisabilillah,” kata Abu Rusydan.

Ia pun kemudian menggali apa sebenarnya makna jihad fi sabilillah atau jihad di jalan Tuhan. Ternyata konteks dari jihad fi sabilillah ini adalah bagaimana seorang muslimin dan mukminin bisa membawa kemaslahatan bagi semua orang tanpa terkecuali. Sementara ketika jihad yang dipahami dalam konteks di Afghanistan ternyata tidak bisa diterapkan di Indonesia.

“Jihad fisabilillah yang sesungguhnya adalah yang membawa maslahat bagi banyak orang tanpa terkecuali. Sedangkan, jihad (berperang) yang dilakukan di Indonesia adalah kesalahan besar,” sambungnya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Ustadz Para Wijayanto yang juga mantan amir Jamaah Islamiyah juga memberikan perspektifnya tentang Indonesia. Mantan Napi Terorisme ini mengatakan bahwa Indonesia sejatinya adalah negara yang tepat bagi tumbuh kembang agama Islam. Sebab, semua hak umat Islam di Indonesia sangat dilindungi.

“Negara Indonesia yang kita tinggali saat ini adalah negara yang adil bagi umat Islam. Kita sebagai warga Indonesia harus meyakini bahwa peraturan di negara ini telah dikaji oleh para ulama terdahulu dengan ilmu yang benar,” kata Ustadz Para Wijayanto dalam sambungan online.

- Advertisement -

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri (Densus 88), yang telah mendukung kegiatan seminar semacam ini. Menurutnya, langkah semacam ini menjadi sangat penting untuk semakin memperkuat rasa cinta tanah air kepada para pengikut Jamaah Islamiyah.

“Kegiatan yang dilakukan oleh Densus 88 adalah langkah yang baik untuk seluruh bekas anggota Jamaah Islamiyah,” tegasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU