BerandaNewsPolhukamRaffi Ahmad Bilang Nggak Dibayar Kampanyekan Marshel dan Jeje

Raffi Ahmad Bilang Nggak Dibayar Kampanyekan Marshel dan Jeje

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aktris Raffi Ahmad menepis kabar bahwa dirinya telah mendapatkan bayaran untuk mendukung calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2024.

Raffi Ahmad pun menyebut bahwa dirinya murni untuk mendukung Marshel maupun Jeje di Pilkada Serentak tanpa dibayar.

“Saya mendukung Marshel Widianto dan Jeje tidak dibayar dan kalian harus tahu soal itu,” kata Raffi Ahmad dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Senin (8/7).

Selain membantah dirinya dibayar, Raffi Ahmad juga menegaskan tidak memiliki endorse dalam mendukung pasangan calon yang bakal bertarung di Pilkada 2024.

Penerbit Iklan Google Adsense

“Saya ingin mematahkan kabar di luaran, kalau saya dibilang endorse, jujur ini bukan endorse tetapi saya mendukung melalui hati nurani,” tukasnya.

Raffi Ahmad menyebut bahwa pasangan calon yang dipilih darinya merupakan dari pilihan sendiri tanpa dari paksaan orang lain.

“Kalau untuk memilih siapa yang saya pilih, pasti saya pilih yang saya kenal baik dan sesuai dengan hati nurani saya, saya tidak pernah diimingi-imingi uang,” pungkasnya.

Temukan kami juga di Google News
Editor : Muhammad Ibnu Idris

Baca Juga :

BERITA LAINNYA

Muhaimin Resmi Dijebloskan ke Penjara Mulai Hari Ini

Tersangka kasus dugaan suap kepada mantan Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba, Muhaimin Syarif atau Ucu saat dipajang dalam konferensi pers penahanan oleh KPK hari ini.

Terbukti Terima Suap Dana PEN Muna, Eks Dirjen Kemendagri Ardian Divonis 4,5 Tahun Penjara

Mantan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Mochamad Ardian Noervianto divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, dengan hukuman empat tahun dan enam bulan penjara dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan.

Menko Polhukam Tegaskan Transformasi Digital Bagi Polri Bukan Opsi, Tapi Keharusan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto menekankan, bahwa transformasi digital saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Terutama dalam meningkatkan partisipasi dan pengawasan masyarakat terhadap kinerja Polri.

Ditangkap di Banten, KPK Sebut Muhaimin Kerap Mangkir Panggilan Pemeriksaan

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Muhaimin Syarif, tersangka kasus dugaan suap kepada mantan Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba pada hari Selasa (16/7).

Polres Metro Bekasi Tangkap 30 Pelaku Tawuran, Belasan Sajam Diamankan

Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota telah berhasil menangkap sedikitnya 30 orang dalam kasus tawuran hanya dalam kurun waktu enam bulan atau 1 semester saja.

Bey Machmudin Ajak Pemuda dan LSM Jadi Agen Antikorupsi

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengajak kepada seluruh pemuda dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk menjadi agen perubahan dan pelopor antikorupsi di lingkungannya masing-masing.
Presiden dan Wakil Presiden 2024 - 2029
Sudaryono Jateng Satu
Munas 10 Forum Zakat

HOLOPIS FEEDS