BerandaNewsHajiSetiba di Tanah Air, Jemaah Harus Lapor ke Puskesmas Setempat

Setiba di Tanah Air, Jemaah Harus Lapor ke Puskesmas Setempat

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyampaikan, setiba di Tanah Air, jemaah haji harus memberitahukan petugas Puskesmas bahwa mereka baru saja kembali dari menunaikan ibadah haji.

Hal ini disampaikan agar tim medis Indonesia bisa selalu memonitor kesehatan para jemaah secara berkala.

“Jemaah haji yang telah kembali ke Indonesia akan dipantau kesehatannya selama 21 hari oleh dinas kesehatan setempat,” terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (8/7) seperti dikutip Holopis.com.

Kemudian, ketika ada kendala kesehatan maka sebaiknya segera disampaikan agar mendapatkan tindakan medis sedini mungkin.

Penerbit Iklan Google Adsense

“Apabila selama pemantauan ada gangguan kesehatan, diharapkan agar segera melapor ke fasilitas kesehatan setempat,” sambungya.

Ia juga mengimbau jemaah haji untuk tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) setibanya di kampung halaman dan selama proses pemantauan kesehatan.

Disampaikan Widi, kondisi cuaca di Madinah saat ini paling rendah 28°c dan paling tinggi 43°c. Karenanya, jemaah diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dengan makan, minum dan istirahat yang cukup. Mengonsumsi obat yang dianjurkan dokter.

“Membatasi aktivitas di luar hotel dan city tour. Kalaupun harus bepergian, tetap mengenakan alat pelindung diri berupa payung, topi lebar dan kaca mata hitam, membawa air minum untuk mencegah dehidrasi,” pesannya.

“Tetap berkelompok, jangan memisahkan diri agar tidak tersesat, membawa identitas diri berupa paspor, visa, dan gelang tangan,” pungkasnya.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa operasional pemulangan jemaah haji ke Tanah Air masih terus berlangsung. Hingga tanggal 7 Juli 2024 pukul 21.00 WAS, jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 115.181 orang tergabung dalam 293 kelompok terbang.

Sementara jemaah haji Gelombang II yang diberangkatkan dari Makkah ke Madinah berjumlah 8.661 orang, tergabung dalam 22 kloter.

Hari ini, Senin 8 Juli 2024 terdapat 17 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji sebanyak 6.116 orang. Mereka telah dan akan diterbangkan ke Tanah Air, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Debarkasi Banjarmasin (BDJ) sebanyak 320 jemaah/1 kloter;
  2. Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 393 jemaah/1 kloter;
  3. Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 1.320 jemaah/3 kloter;
  4. Debarkasi Jakarta Kertajati (KJT) sebanyak 880 jemaah/2 kloter;
  5. Debarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/1 kloter;
  6. Debarkasi Lombok (LOP) sebanyak 121 jemaah/1 kloter;
  7. Debarkasi Padang (PDG) sebanyak 393 jemaah/1 kloter;
  8. Debarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;
  9. Debarkasi Solo (SOC); sebanyak 1.080 jemaah/3 kloter:
  10. Debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 742 jemaah/2 kloter;
  11. Debarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 kloter.
Temukan kami juga di Google News

Baca Juga :

BERITA LAINNYA

Jemaah ke Petugas Haji di Bandara Soetta : Kami Menyambut Pejuang Luar Biasa

Ada yang berbeda di area Kedatangan Internasional Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Lantunan Shalawat Thala’al Badru ‘Alaina menggema ketika para petugas haji Indonesia keluar dari pintu kedatangan bandara.

Kemenag Bicara Nasib Garuda di Musim Haji 2025, Usai Banyak Penerbangan Delay

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief memberikan tanggapan terkait maskapai Garuda Indonesia yang banyak mengalami delay saat melayani penerbangan haji 2024.

Kemenag Buka Peluang Lanjutkan Skema Murur di Musim Haji Berikutnya

Kementerian Agama (Kemenag) membuka peluang untuk melanjutkan skema murur bagi para jemaah pada pelaksanaan ibadah haji di tahun-tahun berikutnya.

Kemenag Lepas Tangan soal Slot Time Penerbangan Haji 2024

Direktur Layanan Haji dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Saiful Mujab memastikan, bahwa pengurusan slot time penerbangan jemaah haji bukan menjadi tanggung jawab pihaknya, melainkan kewajiban maskapai.

Kemenag Klaim Selalu Ambil Langkah Proaktif Atasi Kepadatan di Mina

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief berbicara soal kepadatan di Mina saat ibadah haji yang disebutnya sudah terjadi sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Kemenag : 166 Ribu Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

Anggota Media Center Kementerian Agama (Kemenag), Widi Dwinanda mamastikan proses pemulangan jemaah haji ke Tanah Air pada periode penyelenggaraan haji tahun 1445 H/2024 M masih terus berlangsung.
Presiden dan Wakil Presiden 2024 - 2029
Sudaryono Jateng Satu
Munas 10 Forum Zakat

HOLOPIS FEEDS