Pantang Diabaikan, Ini Gejala Perdarahan Otak

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Banyak orang yang diketahui mengalami perdarahan otak memiliki gejala yang mirip dengan stroke, kelemahan pada salah satu sisi tubuh, sulit berbicara, atau mati rasa. Itu sebabnya, perdarahan otak termasuk pada daftar kondisi serius yang perlu mendapat pemeriksaan, dan penanganan sesegera mungkin oleh dokter di rumah sakit.

Umumnya, perdarahan otak merupakan kondisi yang terjadi didalam jaringan otak, hal ini disebabkan oleh pecahnya pembuluh arteri hingga menyebabkan pendarahan lokal di jaringan sekitarnya dan matinya sel-sel otak.

Sebelumnya telah diberitakan Holopis mengenai jenis dan penyebab pendarahan otak, simak penjelasan selengkapnya untuk mengetahui penjelasan mengenai gejala-gejala yang muncul ketika seseorang mengalami pendarahan otak. Seperti yang telah dirangkumkan Holopis.com dari situs resmi Alodokter, Jumat (7/7).

Gejala Perdarahan Otak

Umumnya, bila seseorang mengalami perdarahan otak ia akan mengalami sakit kepala parah yang tiba-tiba datang, muntah, kebingungan (delirium), atau bahkan pingsan. Meski begitu, gejala-gejala tersebut tidak selalu dialami setiap orang. Perlu diketahui juga gejala yang muncul tergantung pada lokasi terjadinya pendarahan.

Misalnya, bila pendarahan terjadi di bagian otak yang berkaitan dengan penglihatan maka gejala yang muncul nantinya yaitu, pasien mengalami gangguan penglihatan. Adapun gejala lainnya yang mungkin terjadi pada pasien perdarahan otak adalah mengalami kejang secara tiba-tiba, gangguan koordinasi dan keseimbangan, serta kesulitan menelan.

Berikutnya, bila perdarahan otak terjadi di bagian bawah atau batang otak pasien bisa saja mengalami koma, hingga gagal napas. Sedangkan jika pendarahan otak yang terjadi pada bagian pusat bicara, maka penderitanya dapat mengalami gangguan berbicara.

Maka, untuk mengevaluasi kerusakan otak dokter akan menentukan otak bagian mana yang mengalami pendarahan berdasarkan gejala yang muncul, serta melalui pemeriksaan fisik, dan tes pencitraan CT scan maupun MRI otak. Dan bila lokasi perdarahan sudah dapat dipastikan, barulah dokter akan melakukan langkah pengobatan yang sesuai.

Perlu diketahui, perdarahan otak merupakan kondisi kegawatan media yang perlu segera ditangani. Bila perdarahan otak menimbulkan koma atau kesulitan bernapas, penderitanya perlu mendapatkan tindakan intubasi guna memberi napas buatan. Selain itu, pemasangan infus untuk pemberian cairan maupun obat-obatan juga diperlukan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Vely
Vely
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA