Video Viral A Day in My Life Zaefier Ternyata Ada 20 Part dan Diperjualbelikan Via Telegram!

73 Shares

Dari aktivitas tersebut, penyidik memperkirakan MR dan MA telah memperoleh uang sekitar Rp19 juta sebelum keduanya diamankan.

Penyebaran konten dilakukan melalui media sosial dan grup atau komunitas tertentu.

Salah satu platform yang ramai disebut dalam pencarian warganet adalah Telegram.

Namun, polisi tetap melakukan pendalaman mengenai pola distribusi serta pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi konten tersebut.

Polisi menyebut aktivitas pembuatan konten tersebut telah berlangsung sejak Juli 2026.

Artinya, video A Day in My Life yang kemudian menjadi viral di media sosial bukanlah konten yang berdiri sendiri.

Polisi menemukan adanya rangkaian konten lain yang dibuat dalam periode yang sama.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo menyebut pembuatan konten dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Leuwiliang, Jakarta, dan Depok.

Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pembuatan dan penjualan konten tersebut disebut berkaitan dengan faktor ekonomi.

Dua pria berinisial MR (27) dan MA (23) telah diamankan polisi dan kini menjalani proses hukum.

Penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk aktivitas pembuatan, penyebaran, hingga transaksi konten yang dilakukan melalui media sosial dan grup tertentu.

Kasus ini pun menjadi sorotan setelah video A Day in My Life ramai dicari di media sosial.

Terlebih, polisi mengungkap bahwa video yang viral tersebut ternyata hanya satu bagian dari sekitar 20 konten yang dibuat dan diperjualbelikan.

73 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU