JAKARTA, HOLOPIS.COM – Mundurnya Perry Warjiyo dari kursi Gubernur BI memunculkan fakta baru. Perselisihan dengan Purbaya disebut memanas selama berbulan-bulan.
Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) memicu berbagai spekulasi.
Di tengah pernyataan resmi pemerintah yang menyebut pengunduran diri tersebut karena alasan pribadi, muncul laporan yang mengungkap adanya perbedaan pandangan antara Perry dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait arah kebijakan ekonomi.
Laporan Reuters yang mengutip tiga sumber yang mengetahui persoalan tersebut menyebut hubungan keduanya telah diwarnai perselisihan selama beberapa bulan terakhir, terutama mengenai kebijakan likuiditas dan dampaknya terhadap nilai tukar rupiah serta pertumbuhan ekonomi.
Meski demikian, ketiga sumber tersebut tidak menyatakan bahwa perselisihan itu menjadi penyebab langsung mundurnya Perry Warjiyo.
Mereka juga meminta identitasnya dirahasiakan karena khawatir terhadap konsekuensi yang dapat timbul.
Menurut laporan tersebut, pemerintah tengah mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sesuai target Presiden Prabowo Subianto.
Di sisi lain, Bank Indonesia tetap berfokus menjaga stabilitas moneter, termasuk mempertahankan nilai tukar rupiah di tengah tekanan ekonomi global.
Salah satu sumber menyebut perbedaan pandangan mulai mengemuka ketika Purbaya mendorong kebijakan likuiditas yang lebih longgar guna mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, BI menilai langkah tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap rupiah.
“Purbaya menginginkan likuiditas yang melimpah, tetapi situasi ini akan memberikan tekanan pada rupiah,” kata salah seorang sumber yang dikutip Reuters.
Perbedaan pandangan tersebut disebut berkembang menjadi perdebatan internal yang cukup intens dalam beberapa bulan terakhir.
Selama periode itu, Bank Indonesia diketahui telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin sejak Mei sebagai bagian dari strategi memperkuat daya tarik aset rupiah bagi investor sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar.




