Tak Sekadar Berjejer di Rak, Buku Indonesia Kini Menemukan Tempat di Panggung Dunia

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketika sebuah buku ditutup setelah halaman terakhir, pembaca mungkin menganggap ceritanya telah selesai. Namun, bagi industri kreatif, halaman terakhir bisa menjadi awal dari perjalanan baru, bahkan membuka jalan bagi karya Indonesia untuk melangkah ke panggung dunia.

Perubahan tersebut turut disampaikan dalam penyelenggaraan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, pada 30 September hingga 4 Oktober 2026. Pameran buku ini mempertemukan pelaku penerbitan dengan industri kreatif dan mitra dari berbagai negara, sekaligus menunjukkan bagaimana buku mulai bergerak lebih jauh dari pasar bacaan.

Buku Mulai Dipandang sebagai IP

Salah satu ruang yang memperlihatkan perubahan tersebut adalah Lit Connect. Program dalam rangkaian IIBF 2026 membahas pengembangan kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) buku ke berbagai medium, termasuk adaptasi ke film, karya digital, serta perkembangan industri penerbitan global. Ada pula sesi book-to-screen IP pitching melalui Story Market.

Ketua Panitia IIBF 2026 Wedha Stratesti Yudha mengatakan pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas fungsi IIBF. Menurut dia, buku dapat menjadi sumber gagasan yang dikembangkan ke berbagai bentuk karya.

“Buku bukan sekadar konten, melainkan sumber gagasan yang dapat berkembang. Baik menjadi film, pertunjukan, lagu, maupun berbagai bentuk inovasi lainnya,” kata Wedha saat pembukaan IIBF 2026, di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, dikutip Holopis, Rabu (30/9).

Pergeseran tersebut membuat nilai sebuah buku tidak hanya berkaitan dengan jumlah eksemplar yang terjual. Cerita, karakter, pengetahuan, atau gagasan di dalamnya dapat menjadi aset yang memiliki jalur pengembangan lain.

Namun, pengembangan ke berbagai medium juga membuat persoalan hak atas karya semakin penting. Ketika sebuah buku diadaptasi menjadi film atau dialihkan ke medium lain, terdapat hak yang harus dikelola antara penulis, penerbit, pemegang hak cipta, dan pihak yang memperoleh hak adaptasi.

Pasar Buku Indonesia Mulai Menyeberangi Batas Negara

Perluasan nilai sebuah karya juga terlihat dari Indonesia Rights Fair tahun ini yang berlangsung bersamaan dengan IIBF 2026. Program tersebut berkaitan dengan transaksi hak cipta dan penerjemahan karya Indonesia untuk diterbitkan dalam bahasa lain.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Indonesia Rights Fair diikuti sekitar 125 peserta yang mewakili 93 penerbit dan agensi dari 18 negara. Angka tersebut menunjukkan bahwa pertemuan dalam industri buku tidak hanya menyasar pasar domestik.

Wedha mengatakan internasionalisasi karya Indonesia menjadi salah satu arah yang didorong melalui IIBF. Menurut dia, kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan diarahkan untuk memperluas akses karya Indonesia melalui transaksi hak cipta, penerjemahan, jejaring penerbit, dan kolaborasi lintas negara.

“Melalui IIBF, IKAPI dan Kementerian Kebudayaan telah sepakat untuk mempromosikan internasionalisasi karya dan konten Indonesia melalui transaksi hak cipta, penerjemahan, jejaring, dan kolaborasi lintas batas,” ujar Wedha.

Menteri Kebudayaan Republik Fadli Zon Holopis
Menteri Kebudayaan Fadli Zon di IIBF 2026. [Foto: Holopis.com/Vhina]

Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga mendorong agar semakin banyak karya mengenai Indonesia diterbitkan dan diterjemahkan ke berbagai bahasa. Ia menilai masih banyak perjalanan peradaban Nusantara yang belum dituangkan dalam karya dan diperkenalkan kepada masyarakat dunia.

“Masih terlalu banyak yang belum ditulis tentang perjalanan peradaban di Nusantara ini. Masih terlalu banyak yang belum ditulis. Apalagi dibaca,” kata Fadli saat membuka IIBF 2026.

Fadli menempatkan buku dalam konteks yang lebih luas. Menurut dia, pengembangan IIBF mencakup literasi publik, penguatan industri penerbitan, serta kolaborasi dalam hak cipta, kekayaan intelektual, dan industri kreatif.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Vhina Noviyanti
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Vhina Noviyanti, Darin Brenda Iskarina

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU