Sempat Viral Gegara Pungli, Ini Menu Mercon Bolosego Jogja yang Ludes Ratusan Porsi

0 Shares
Ukuran text:
21
Dengarkan Berita:

Dyah sebelumnya mengungkap dirinya telah memperoleh izin resmi untuk berjualan dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Namun, ia dan tim kemudian disebut diminta membayar biaya paguyuban parkir yang awalnya mencapai Rp2,5 juta per hari.

Persoalan tersebut membuat Bolosego akhirnya hanya berjualan selama satu hari di Alkid.

Pihak Keraton Yogyakarta juga menyatakan permintaan biaya parkir tersebut bukan berasal dari pihak Keraton.

Di tengah polemik tersebut, kuliner Bolosego tetap menjadi bagian yang menarik perhatian.

Menu iga mercon dengan porsi produksi besar, racikan rempah, dan perpaduan rasa pedas-manis menjadi salah satu alasan usaha kuliner ini dikenal luas.

Bagi pencinta kuliner pedas, nama Bolosego pun bukan sekadar soal sensasi pedas.

Ada iga mercon, ceker mercon tanpa tulang, hingga beragam menu berbumbu kuat yang menjadi daya tarik usaha kuliner asal Jogja tersebut.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU