YOGYAKARTA, HOLOPIS.COM – Sempat viral gegara polemik pungli, Bolosego Jogja ternyata punya menu serba mercon yang menggoda, salah satunya iga mercon andalan.
Nama Bolosego Jogja tengah menjadi sorotan setelah pemiliknya, Dyah Fardisa, mengungkap persoalan pungutan yang dialaminya saat hendak berjualan di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Jogja.
Sebelum ramai karena persoalan tersebut, Bolosego lebih dulu dikenal sebagai usaha kuliner dengan menu bercita rasa pedas yang disebut-sebut mampu menggugah selera pencinta makanan mercon.
Salah satu menu yang menjadi andalan adalah iga mercon.
Berbeda dari oseng mercon khas Jogja yang umumnya menggunakan tetelan atau bagian sapi lainnya, Bolosego memilih iga sapi sebagai bahan utama.
Penggunaan iga tersebut menjadi salah satu daya tarik menu Bolosego.
Potongan iga yang dimasak dengan racikan bumbu pedas membuat menu ini menjadi pilihan bagi pencinta kuliner dengan cita rasa kuat.
Tak tanggung-tanggung, dalam sehari Bolosego dapat mengolah ratusan kilogram iga sapi.
Untuk menjaga jumlah pasokan sekaligus konsistensi kualitas, pemilik Bolosego mengatakan pihaknya menggunakan iga sapi impor.
Skala produksi yang besar juga terlihat dari aktivitas dapurnya.
Sekitar 40 wajan digunakan setiap hari untuk memasak sekaligus menyiapkan pesanan sebelum dikemas.
Bukan hanya mengandalkan rasa pedas, menu-menu mercon Bolosego diracik menggunakan banyak rempah.
Ada pula tambahan gula Jawa yang memberikan sentuhan rasa manis di tengah dominasi pedas.



