JAKARTA – Ada cerita menarik lainnya saat Manchester City mengalahkan rivalnya, Manchester United, dalam lanjutan Premier League 2025/2026 beberapa waktu lalu.
Manchester City tampil perkasa, digdaya dengan kemenangan telak tiga gol tanpa balas. Kemenangan tersebut menambah panjang koleksi kemenangan City atas Setan Merah di laga sarat gengsi derby Manchester.
Usai pertandingan, dalam sesi jumpa pers, juru taktik Manchester City, Pep Guardiola, mengaku sangan mengidolakan mantan pelatih Red Devils, Sir Alex Ferguson.
Mantan pembesut Barcelona dan Bayern Munchen berkebangsaan Spanyol tersebut bahkan terang-terangan menyebut Ferguson sosok pelatih terhebat yang pernah ia kenal.
“Dia yang terbaik. Dari lamanya ia melatih, bagaimana dia terus membangun ulang timnya, hingga jumlah trofi yang diraih,” kata Pep Guardiola, dilansir BeinSport, Kamis (18/9).
Menurut Pep Guardiola, di bawah asuhan Ferguson, Manchester United menjadi lawan yang tangguh di kompetisi domestik dan juga zona Eropa.
“Bisa berada dekat dengan salah satu pelatih paling penting sepanjang masa sudah lebih dari cukup bagi saya,” ujar Pep Guardiola, masih dengan nada memuji.
Tak ada yang salah dengan pernyataan Pep Guardiola. Selama menjadi pelatih Setan Merah, dari 1986 hingga 2013, Ferguson telah memenangkan banyak gelar bersama Manchester United.
Setidaknya, Ferguson sukses mengoleksi 38 trofi, di antaranya termasuk 13 gelar Premier League, 2 Liga Champions, dan 1 Piala Dunia Antarklub.
Hanya saja, setelah kepergiannya, belum ada satu pun pelatih yang bisa memenangkan Premier League, termasuk Ruben Amorim.
Jadi, pernyataan Guardiola tersebut jelas merupakan sindiran tak langsung bagi Ruben Amorim.



