Dengan telah terkuncinya empat tiket pamungkas oleh Black Steel FC Papua, Fafage Banua, Bintang Timur Surabaya, dan Cosmo JNE, konstelasi persaingan kini resmi memasuki babak baru. Pertempuran tidak lagi menyoal siapa yang lolos, melainkan perebutan peringkat 1 hingga 4 untuk menentukan skema bagan lawan di babak Final Four.
Dalam format putaran final, posisi klasemen akhir akan sangat krusial karena menentukan siapa melawan siapa di partai semifinal (peringkat 1 melawan peringkat 4, dan peringkat 2 melawan peringkat 3).
Kemenangan mutlak yang diraih Bintang Timur Surabaya dan Fafage Banua hari ini merupakan langkah strategis untuk mengamankan posisi tawar terbaik mereka agar terhindar dari bentrokan prematur dengan unggulan terberat di semifinal.
Selain itu, Fafage Banua (yang kini mengoleksi poin penuh di laga ini) terus memberikan tekanan brutal kepada pemuncak klasemen, Black Steel FC Papua.
Kedua tim ini masih terlibat “perang dingin” memperebutkan takhta nomor satu demi mengklaim satu tiket emas menuju Piala Intercontinental.
Setiap gol dan setiap poin di Seri Tangerang ini akan mendikte sejarah siapa yang layak menyandang status raja sesungguhnya.
Sengitnya pertempuran strategi dan gengsi di Nambo Jaya Sport Center dipastikan akan semakin panas esok hari!



