Presiden Prabowo Ultimatum Menteri Enggak Becus Kerja : Mundur Atau Saya Berhentikan!

0 Shares
Ukuran text:
21
Dengarkan Berita:

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto kembali menebar ancaman kepada para pembantunya di Kabinet Merah Putih untuk bekerja dengan baik dan tidak berbuat macam-macam.

Dimana untuk kesekian kalinya pula Presiden Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas jika masih ada pembantunya yang tidak becus bekerja untuk rakyat.

“Semua pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas lebih baik mundur sebelum saya berhentikan,” kata Presiden Prabowo saat upacara Hari Lahir Pancasila pada Senin (2/6).

Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo juga tidak mau jika Pancasila hanya dijadikan slogan tanpa ada tindak lanjutnya bagi masyarakat.

“Jangan Pancasila menjadi mantra, jangan Pancasila jadi slogan. Kekayaan bangsa Indonesia besar, kekayaan bangsa Indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesiam,” tegasnya.

“Semua penyelewengan, semua kebocoran harus berhenti,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Presiden kemudian mengajak semua pihak untuk bersatu dalam menghadapi tantangan global yang saat ini makin mengkhawatirkan.

“Saya percaya dan saya yakin pada saat sekarang ini di mana bangsa Indonesia di tengah tantangan global, kita harus kuat. Kekuatan kita hanya bisa datang, kalau kita kompak bersatu,” pintanya.

“Kita hanya bisa kuat, kalau negara kita bersih dari penyelewengan korupsi, manipulasi, dan penipuan,” tutupnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronald Steven
Tim Penulis & Editor
Ronald Steven
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU