Meski demikian, menerima kekalahan bukan berarti mudah melupakan hasil pertandingan.
Chanathip mengakui bahwa menyaksikan perayaan gelar juara Indonesia menjadi pengalaman pahit bagi dirinya.
“Tapi dengan berdiri dan menyaksikan perayaan juara mereka, saya berpikir bahwa ini hal pahit. Tetapi saya masih semangat dengan api membara,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Chanathip masih memiliki motivasi besar untuk membawa Thailand tampil lebih baik.
Kekalahan dari Indonesia bisa menjadi bahan evaluasi bagi timnya sebelum menghadapi tantangan berikutnya.
Sorotan semakin mengarah kepada Justin Hubner setelah Chanathip menyampaikan pesan yang secara khusus ditujukan kepada bek Timnas Indonesia tersebut.
Hubner dikenal memiliki gaya bermain agresif, berani berduel, dan tidak mudah kehilangan konsentrasi ketika mendapat tekanan dari lawan.
Karakter permainan itu membuatnya menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian dalam pertandingan dengan intensitas tinggi.
Chanathip berharap Hubner bisa mengambil pelajaran dari pertandingan sebelumnya.
“Dan saya harap, dia (Hubner) bisa belajar sesuatu dari pertandingan ini, tunggu saja nanti,” kata Chanathip.
Ucapan tersebut memunculkan rasa penasaran mengenai kemungkinan persaingan keduanya pada pertemuan mendatang.
Meski terdengar menantang, pernyataan itu belum cukup untuk menyimpulkan adanya konflik pribadi antara kedua pemain.
Jika kembali bertemu, Hubner harus tetap fokus menjalankan tugasnya di lini pertahanan.



