HOLOPIS.COM, DENPASAR – Pertamina membuka layanan Pertalite literan di 8 SPBU Denpasar, Bali. Pembelian pakai jeriken dibatasi maksimal 3 liter per motor dan tunai.
Antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali mendorong Pertamina memperluas layanan penjualan Pertalite secara literan.
Melalui Pertamina Delivery Service (PDS), pengendara motor bisa membeli Pertalite menggunakan jeriken dengan batas maksimal 3 liter per orang.
Layanan ini tersedia di delapan titik SPBU di Kota Denpasar.
Langkah tersebut dilakukan PT Pertamina Patra Niaga untuk membantu mengurai antrean sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan BBM.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan terus berupaya memperkuat pasokan dan meningkatkan pelayanan agar distribusi BBM di Bali kembali berjalan normal.
“Antrean di sejumlah SPBU mulai berangsur landai. Kami terus memaksimalkan layanan dan memperkuat pasokan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat,” ujar Kitty.
Menurut dia, layanan PDS menjadi salah satu langkah yang ditingkatkan untuk membantu masyarakat mendapatkan Pertalite.
Titik penyaluran juga disesuaikan dengan tingkat kepadatan antrean dan kebutuhan warga di lapangan.
Bagi pengendara motor yang ingin memanfaatkan layanan tersebut, berikut delapan SPBU di Denpasar yang menyediakan penjualan Pertalite secara literan melalui PDS:
1. SPBU Teras Ayung
2. SPBU Nangka Utara
3. SPBU Kesiman
4. SPBU Trenggana
5. SPBU Hayam Wuruk
6. SPBU Antasura
7. SPBU Renon
8. SPBU Imam Bonjol
Masyarakat dapat mendatangi titik layanan tersebut untuk mengetahui ketersediaan dan proses pembelian Pertalite sesuai ketentuan yang berlaku.
Pertamina menetapkan batas pembelian maksimal 3 liter untuk setiap pengendara motor.



