Kata Pasya, pertandingan ini dilaksanakan secara online. Para pemain Indonesia bahkan bertanding dari rumah masing-masing.
Mereka adalah Davin Sean Oliver dengan nama panggung INA_HEZYN, Ferrelino Athar Nasution dengan nama panggung INA_LINO, dan Alex Maulana Agustian dengan nama panggung INA_BABYB.
“Dengan keterbatasan yang kami hadapi, kami kemudian berlatih dan bertanding secara online dari rumah masing-masing. Alhamdulillah Indonesia lolos ke GEG 2026. Perjuangan ini dilakukan oleh tiga pemain terbaik kita yang siap membawa Indonesia ke panggung dunia,” jelas Pasya.
Lanjut Pasya, para pemain diingatkan untuk tidak lupa diri. Mengingat, perjuangan belum usai. Lolos ke GEG 2026 merupakan awal dari perjalanan mewujudkan prestasi maksimal di panggung dunia.
“Kini saatnya mempersiapkan diri untuk tantangan yang lebih besar dan membawa nama Indonesia semakin jauh di panggung internasional,” ujar Pasya.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Timnas Esports Basket Indonesia, khususnya DPP PERBASI atas dukungan dan komitmennya juga Pengurus Besar Esports indonesia (PBESI) atas kolaborasinya,” ungkap Pasya.
Kata Pasya, awal mula pembentukan tim NBA2K 3×3 ini dengan membuka pendaftaran peserta pada 18-22 Juli 2026 yang diumumkan melalui media sosial Basket Esports dan DPP PERBASI juga Official_TimnasBasket.
Dari pembukaan pendaftaran itu setelah dikurasi didapatkan kurang lebih 10 tim. Ada juga tim yang sudah mendaftar batal tanding saat seleksi dilakukan. Seleksi berlangsung sehari pada tanggal 24 Juli 2026.
“Setelah sehari seleksi, pelatnas dilaksanakan dengan difasilitasi PBESI. Pada saat pertandingan tanggal 15 Agustus 2026, kita memenangkan tiga pertandingan beruntun dan lolos ke World Champion GEG 2026,” jelas Pasya.



