Menhaj meminta aspek kesehatan semakin diperkuat dalam rangkaian manasik haji. Materi manasik diharapkan tidak berhenti pada pemahaman mengenai rukun, wajib, dan sunah haji.
Calon jamaah juga perlu dibekali kesiapan fisik dan mental agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan kondisi yang memadai.
Selain itu, manasik juga diharapkan memberikan pemahaman mengenai berbagai kebijakan dan skema layanan haji, termasuk tanazul dan murur.
Pemahaman tersebut dinilai penting agar jamaah telah mengetahui mekanisme layanan yang akan dihadapi sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Baca juga : Jadwal MCU Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka, Ini Daftar Pemeriksaan yang Tak Boleh Terlewat
“Yang kita inginkan adalah jamaah berangkat dalam keadaan siap. Siap ibadahnya, siap pemahamannya, dan siap kesehatannya,” tandas Menhaj.



