KRI Prabu Siliwangi-321 Merapat di Mauritius, Diplomasi Laut RI Menguat

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, melaksanakan kunjungan pelabuhan atau port visit di Port Louis, ibu kota Mauritius. Kunjungan ini menjadi bagian dari pelayaran Operasi Penyeberangan Jala Raksa-26 dalam perjalanan menuju Indonesia.

Kehadiran kapal perang tersebut tidak hanya sebagai bagian dari operasi pelayaran, tetapi juga membawa misi diplomasi maritim Indonesia di kawasan Samudera Hindia.

Dari keterangan Dinas Penerangan TNI AL yang dikutip pada Minggu, (15/3/2026), momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan persahabatan. Selain itu, perkuat kerja sama antara Indonesia dan Mauritius, khususnya di bidang keamanan maritim.

Selama kunjungan di Mauritius, Komandan KRI Prabu Siliwangi-321, Kolonel Laut Kurniawan Koes Atmadja, bersama sejumlah perwira melaksanakan pertemuan resmi atau courtesy call dengan pimpinan National Coast Guard of Mauritius pada Jumat (13/3).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Binoop C. G. dan berlangsung dalam suasana hangat serta penuh semangat persahabatan. Dialog yang terjalin jadi sarana komunikasi strategis antara institusi maritim kedua negara.

Dalam kesempatan itu, kedua pihak membahas peluang kerja sama serta peningkatan koordinasi dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah maritim.

Kegiatan kunjungan ini diharapkan bisa membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Mauritius di masa mendatang. Selain itu, pererat hubungan bilateral, interaksi antar personel militer dan penjaga pantai juga dinilai penting untuk memperkuat sinergi di bidang keamanan laut.

Melalui kegiatan ini, komunikasi antar lembaga maritim di kedua negara diharapkan semakin intensif. Dengan demikian, kolaborasi dalam menghadapi tantangan keamanan di kawasan Samudera Hindia dapat ditingkatkan.

Implementasi Diplomasi Angkatan Laut

Kunjungan kapal perang Indonesia ke Mauritius juga merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut.

Program tersebut digagas oleh Muhammad Ali selaku Kepala Staf Angkatan Laut untuk memperkuat naval diplomacy atau diplomasi angkatan laut di tingkat internasional.

Dengan kehadiran kapal perang di berbagai negara sahabat, TNI Angkatan Laut berupaya memperluas jejaring kerja sama pertahanan serta meningkatkan peran Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan maritim global.

Kegiatan port visit oleh KRI Prabu Siliwangi-321 di Mauritius menjadi salah satu wujud nyata diplomasi maritim Indonesia yang terus diperkuat di berbagai kawasan strategis dunia.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Dani Yoga
Tim Penulis & Editor
Dani Yoga

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU