4. Tetapkan Batas (Boundary)
Jika kamu merasa sulit lepas dari kebiasaan stalking, buatlah batasan untuk diri sendiri. Misalnya, tidak akan mengcek media sosial mantan setelah jam 8 malam atau tidak akan menanyakan kabar mantan ke teman-teman.
5. Berbicara dengan Orang Terdekat atau Profesional
Kadang kita butuh bantuan untuk benar-benar move on. Kamu bisa curhat ke sahabat atau keluarga. Jika perasaan sedih, cemas, atau rendah diri terus berlanjut, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog. Di aplikasi seperti Halodoc, kamu bisa berbicara dengan psikolog kapanpun dan dimanapun.
6. Terima Kenyataan dan Lanjutkan Hidup
Menerima bahwa hubungan telah berakhir adalah bagian penting dari proses pemulihan. Memang tidak mudah, tapi berdamai dengan kenyataan akan membuka ruang untuk babak baru dalam hidup kamu.
Stalking mantan mungkin terasa seperti cara aman untuk tetap terhubung, tapi jika dilakukan terlalu sering justru bisa merugikan dirimu sendiri. Dari emosi yang tidak stabil, kesulitan move on, hingga risiko depresi semuanya bisa menjadi beban mental yang nyata.



