Selain bicara soal hilirisasi, Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kepercayaan investor yang telah menanamkan modal di Indonesia.
Menurutnya, hubungan antara pemerintah dan investor bukan hanya soal bisnis, tetapi juga menyangkut kemitraan jangka panjang.
“Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita,” kata Presiden.
Prabowo mengatakan kepercayaan yang sudah diberikan investor harus dijaga dengan baik. Pemerintah, lanjut dia, akan terus berupaya menciptakan kemitraan yang memberikan manfaat bagi kedua pihak.
Meski mendorong pembangunan industri dan investasi, Prabowo mengingatkan agar perkembangan kawasan industri tetap memperhatikan lingkungan dan keselamatan.
Ia meminta perusahaan memastikan kualitas air dan udara tetap terjaga. Pengelolaan limbah juga harus dilakukan secara baik agar aktivitas industri tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat sekitar.
Prabowo turut mengapresiasi manajemen perusahaan yang beroperasi di kawasan IWIP, termasuk perhatian terhadap masyarakat di sekitar kawasan industri.
“Saya melihat pembinaan saudara-saudara terhadap rakyat di sekitar sini sangat baik. Dan ini patut kita dukung dan patut kita teruskan,” ujarnya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa pembangunan industri Indonesia bukan sesuatu yang terjadi dalam waktu singkat.
Ia mengajak seluruh pihak untuk menghargai fondasi pembangunan yang telah dibangun oleh pemerintahan dan para pemimpin sebelumnya.
“Kita menghormati pemerintah pendahulu, pemimpin-pemimpin sebelum saya yang telah berani mengambil langkah-langkah pembangunan seperti ini,” kata Prabowo.
Menurutnya, membangun sebuah negara membutuhkan konsistensi dan keberanian untuk melewati berbagai tantangan.
“Nation building is a long march, adalah sebuah perjuangan dan perjalanan panjang. Ini bagian dari perjalanan panjang itu,” ujar Prabowo.



