“Saya sangat senang kompetisi di Sanya, cuacanya bagus, orangnya, budayanya juga bersahabat. Terlebih ini merupakan kompetisi pertama saya di Asian Beach Games,” ungkap Robby.
“Ke depannya saya mau lebih sabar lagi, dan lebih fokus lagi, dan selanjutnya saya mau jadi juara dunia ke depan,” imbuhnya.

Sementara itu, pemanjat putra lainnya, Raharjati Nursamsa terhenti di babak delapan besar. Sedangkan Aditya Tri Syahria dan Ramaski Aswin Kristanto terhenti di 16 besar.
Pada sektor putri, langkah Desak Made Rita Kusuma Dewi, Puja Lestari, dan Kadek Adi Asih juga harus terhenti di babak delapan besar. Sementara Amanda Narda Mutia terhenti di babak 16 besar.
Kemenangan ini membuat Tim Indonesia meraih medali satu perak dan berada pada peringkat 17 pada tabel perolehan medali per 28 April 2027. Selanjutnya, tim panjat tebing akan menjalani pertandingan pada nomor speed relay besok, Rabu (29/4/2026), sekaligus penampilan terakhir Tim Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026.
Di sisi lain, Chef de Mission Tim Indonesia untuk Asian Beach Games Sanya 2026, Krisna Bayu, mengapresiasi penampilan Robby yang sudah memberikan medali pertama untuk Merah Putih. Menurutnya, Robby memiliki potensi yang besar untuk menjadi atlet berprestasi di tingkat internasional ke depan.
“Robby masih muda, dengan dia dapat medali di Asian Beach Games ini tandanya ia mempunyai peluang untuk berprestasi lebih tinggi lagi ke depannya,” ucap CdM Bayu.
“Indonesia selalu butuh generasi muda yang bisa mengharumkan nama Indonesia. Robby adalah bukti bahwa generasi muda bisa melambungkan nama Indonesia di panggung internasional,” sambung Olympian Judo tersebut.



