JAKARTA – MotoGP resmi memperbarui aturan soal prosedur start balapan, menyusul kekacauan yang terjadi di GP Amerika dan GP Prancis 2025. Pembalap kini bisa dijatuhi hukuman double long lap penalty jika tidak mengikuti prosedur start dengan benar.
Perubahan regulasi ini disahkan setelah insiden yang terjadi di MotoGP Americas 2025, di mana Marc Marquez membuat keputusan mendadak untuk masuk pit dan mengganti motor sebelum balapan dimulai. Tindakan tersebut memicu kebingungan dan menunda start karena beberapa pembalap ikut-ikutan masuk pit secara mendadak.
Dikutip Holopis.com dari Crash (12/5) Direktur Balap MotoGP, Mike Webb kemudian mengonfirmasi bahwa Marquez seharusnya menerima penalti double long lap jika balapan tetap dimulai sesuai jadwal.
Kini dalam regulasi terbaru disebutkan secara jelas bahwa pembalap yang Melanggar atau mengganggu prosedur start, Mendorong motor ke pit dalam satu menit sebelum warm-up lap karena tidak bisa start, akan dijatuhi double long lap penalty.
Mereka tetap bisa start dari posisi grid asal jika bisa keluar dari pit sebelum ditutup, dan kembali ke grid sebelum safety car melintas. Jika tidak, start dilakukan dari pit lane.
Tambahan penting dalam aturan baru:
Hanya kelas MotoGP yang diperbolehkan masuk pit setelah warm-up lap jika balapan dinyatakan basah atau bendera putih dikibarkan. Tidak ada penalti, tapi pembalap wajib start dari pit lane.
Saat start dari pit lane, tidak boleh menggunakan start device, meskipun masih diperbolehkan menggunakan launch control.
Jika lebih dari 10 pembalap start dari pit lane, maka start dibatalkan dan akan dilakukan ulang dengan prosedur quick start.
Selain aturan start, Grand Prix Commission juga menyetujui pembalap yang cedera bisa menjalani tes terlebih dahulu sebelum kembali ke akhir pekan balapan resmi.



