HOLOPIS.COM, JAKARTA – Jasmine Azzahra Setyobudi meraih medali perunggu Asian Games 2026 dari cabang olahraga (cabor) Cycling BMX Racing kategori putri. Capaian ini jadi yang kedua kali baginya, dimana perunggu juga didapat pada edisi Asian Games 2022 lalu.
Dalam pertandingannya di Nagoya Velodrome BMX Race Course, Senin (28/9/2026), Jasmine finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 34,932 detik.
Jasmine mengakui persiapannya menuju Aichi-Nagoya tidak berjalan ideal. Ia sempat menjalani operasi dan mengalami beberapa kali crash yang membuat waktu persiapannya menjadi relatif singkat.
“Perjalanan Jasmine ke sini juga enggak gampang, karena Jasmine ada beberapa crash, terus juga habis operasi. Jadi mungkin persiapannya tuh enggak banyak,” ujar Jasmine seusai pertandingan, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Persaingan di lintasan juga tidak mudah. Jasmine harus menghadapi pembalap-pembalap papan atas Asia, termasuk pembalap tuan rumah Jepang Sae Hatakeyama yang akhirnya meraih emas dan wakil China Liao Wanyi yang mendapatkan perak.
“Yang nomor satu itu sudah world class. Ya Alhamdulillah bisa mempertahankan medali perunggu kedua kalinya di Asian Games ini,” sebut Jasmine.
Jasmine juga sudah cukup mengenal lintasan di Nagoya karena sebelumnya pernah bertanding di lokasi yang sama. Menurutnya, kondisi lintasan yang sempat mengalami perubahan akibat cuaca yang menjadi tantangan tersendiri baginya.
“Ini kedua kalinya Jasmine balap di Nagoya. Kemarin ada practice dua hari. Cuaca hari pertama hujan, hari keduanya kering, hari ini enggak kering, nggak basah juga. Alhamdulillah berjalan lancar. Treknya technical sekali,” ujarnya.
Meski kondisi sedikit basah, Jasmine menilai lintasan masih cukup aman untuk dilalui. Tantangan terbesar terutama terasa ketika melewati tikungan karena permukaan menjadi sedikit licin.
Di sisi lain, pengalaman menghadapi pembalap-pembalap papan atas juga menjadi bagian penting bagi Jasmine. Ia mengaku sempat merasa gentar ketika harus berhadapan dengan para pembalap terbaik Asia, namun ia tetap menyimpan keyakinan untuk suatu hari mencapai level tersebut.
“Ngeri sih, memang orang-orang itu. Tapi insya Allah selalu diusahakan,” katanya sambil tertawa.
Di luar lintasan, Jasmine juga mengapresiasi dukungan dan fasilitas yang diberikan Tim CdM selama mengikuti Asian Games. Ia mengatakan perjalanan dari Indonesia hingga tiba di Jepang berjalan lancar tanpa banyak waktu menunggu.
“Alhamdulillah, benar-benar enggak banyak nunggunya. Kemarin di Jakarta juga enggak banyak acara, langsung flight aja. Alhamdulillah,” kata Jasmine.



