Pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa kecepatan di sektor sayap menjadi salah satu kebutuhan utama Timnas Indonesia, khususnya untuk posisi nomor 7 dan 11.
“Kami membutuhkan kecepatan di posisi sayap, nomor 7 dan 11. Di level dunia, Anda harus memiliki pemain yang bisa berlari minimal 36 km/jam atau lebih,” tuturnya.
Herdman juga menyadari bahwa perekrutan pemain diaspora tidak mudah.
Sejumlah pemain yang masuk radar Indonesia masih mempunyai opsi membela negara lain, termasuk Belanda dan Curacao.
Meski belum ada konfirmasi bahwa Agustien termasuk dalam dua pemain yang sedang diupayakan Herdman, namanya kini layak dipantau seiring perkembangan penjajakan naturalisasi.
Untuk saat ini, jersey Verdonk belum bisa disebut sebagai kode pasti menuju Timnas Indonesia.
Namun, jika proses PSSI berjalan positif dan seluruh persyaratan terpenuhi, Agustien berpotensi menjadi tambahan menarik bagi masa depan skuad Garuda.



