Cak Imin Sebut Alfamart dan Indomaret Pembunuh, Anak Buah Lakukan Klarifikasi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Leontinus Alpha Edison melakukan klarifikasi pasca pernyataan atasannya, Muhaimin Iskandar beberapa waktu lalu.

Dimana dalam pernyataannya Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menuding keberadaan retail raksasa seperti Alfamart dan Indomaret membunuh pelaku UMKM.

Dalam klarifikasinya, Leon berdalih bahwa apa yang disampaikan Cak Imin sebagai upaya mematikan bisnis dua retail tersebut.

“Pemerintah tidak sedang mematikan Indomaret dan Alfamart, bukan pelarangan, tapi sedang melakukan pemerataan rantai bisnis yang adil,” kata Leon dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Jumat (31/10).

Leon mengemukakan keberadaan kementerian Pemberdayaan Masyarakat salah satunya adalah untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan perluasan akses usaha. Dalam hal ini, menurut Leon, UMKM menjadi sasaran utama untuk diberdayakan. Termasuk dengan memastikan mereka dapat berusaha di arena pasar yang adil.

Hal ini, katanya, sebagaimana upaya pemerintah selama ini menjaga situasi iklim usaha kondusif yang memberi ruang bisnis Indomaret dan Alfamart bisa terus tumbuh.

UMKM, terutama usaha mikro, seperti warung Madura dan warung kelontong lain, menurut Leon, memiliki banyak keterbatasan. Hal ini membuat sulit tumbuh dalam situasi kondusif di tengah persaingan dengan penetrasi ritel-ritel besar yang ditopang modal jumbo.

Dampak terburuk dari kondisi tersebut, kata Leon, adalah UMKM berpotensi mati. Hal itulah yang, menurutnya, tidak diinginkan Cak Imin, yang selalu menegaskan agar menjaga situasi iklim usaha nasional kondusif.

“Artinya, seluruh pelaku usaha di Indonesia tanpa terkecuali harus mendapatkan kesempatan untuk memulai, menjaga konsistensi usaha, dan memperbesar skala usahanya dengan memperhatikan aspek keadilan,” kata Leon.

Sementara itu, menurut Leon, selama ini UMKM terbukti menjadi penyerap tenaga kerja utama di Indonesia. Rasionya mencapai 97 persen dari total tenaga kerja nasional.

“Jangan hanya hitung berapa orang yang bekerja di Alfamart dan Indomaret, tapi hitung juga berapa toko kecil yang mati. Kami bukan mau mematikan (Indomaret dan Alfamart), tapi kami sedang melindungi mereka yang tak mampu melindungi dirinya sendiri,” katanya.

Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronald Steven
Tim Penulis & Editor
Ronald Steven
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU