Sebab, respons ular tentu tidak bisa sepenuhnya diarahkan seperti aktor manusia.
Tantangan Anya sebagai Dewi ternyata belum selesai dengan ular asli.
Karakter yang dimainkan juga memiliki dua tampilan berbeda.
Ketika tampil sebagai perempuan yang dekat dengan Dedi, Dewi terlihat sebagai sosok manusia cantik.
Namun, ketika sedang marah, karakter tersebut dapat berubah menjadi sosok setengah manusia dan setengah ular.
Untuk menghadirkan perubahan tersebut, tim produksi menggunakan prostetik.
Prosesnya ternyata cukup panjang, Anya mengungkapkan dirinya pernah menghabiskan waktu sekitar tiga jam hanya untuk pemasangan prostetik.
Bagi sebagian orang, duduk selama tiga jam untuk proses makeup mungkin terasa melelahkan.
Namun, Anya justru merasa waktu tersebut terbayar ketika melihat hasil akhirnya.
“Alhamdulillah hasilnya bagus banget. Enggak ada aku nyesel-nyeselnya masang prostetik tiga jam, enggak ada,” ujar Anya.
Lewat Dewi Siluman Ular, Anya Geraldine menjalani pengalaman akting yang cukup berbeda.
Ia harus memainkan karakter dengan sisi manusia sekaligus sisi siluman, menjalani transformasi menggunakan prostetik, dan berinteraksi langsung dengan ular.
Penggunaan ular asli juga membuat proses syuting memiliki tantangan tersendiri.



