Pemerintah juga mengalokasikan Rp195,3 triliun untuk ketahanan pangan.
Pengalokasian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjalankan program yang disebut sebagai keberpihakan kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan.
Defisit Dijaga 2,40 Persen
Meski belanja negara mencapai lebih dari Rp4.000 triliun, pemerintah menargetkan defisit APBN 2027 tetap berada di bawah batas 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Defisit ditetapkan sebesar 2,40 persen terhadap PDB.
Pemerintah juga menetapkan sejumlah asumsi makro dalam APBN 2027. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 6 persen, sementara inflasi dipatok 2,5 persen.
Untuk nilai tukar, asumsi rupiah berada di level Rp17.500 per dolar AS, sedangkan tingkat suku bunga SBN 10 tahun ditetapkan sebesar 6,9 persen.
Target Minyak dan Gas
Asumsi sektor energi juga masuk dalam APBN 2027.
Pemerintah dan DPR menyepakati Indonesian Crude Price (ICP) sebesar USD75 per barel.
Sementara itu, target lifting minyak ditetapkan sebesar 612,5 ribu barel per hari dan lifting gas sebesar 954 ribu barel setara minyak per hari.
Dengan pengesahan tersebut, APBN 2027 kini menjadi dasar pemerintah dalam menjalankan kebijakan fiskal dan berbagai program pembangunan sepanjang tahun depan.



