HOLOPIS.COM. JAKARTA – TNI tengah membangun jembatan gantung sepanjang 80 meter di Desa Sirnasari, Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan gantung itu sangat penting karena sebagai infrastruktur vital yang menghubungkan sejumlah wilayah.
Kepala Badan Logistik (Kabalog) TNI Mayjen TNI Lin Nofrianto pun mengecek langsung progres dan kesiapan pembangunan jembatan gantung itu. Kunjungan pengecekan Mayjen Nofrianto itu dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan standar operasional yang ditetapkan.
Mayjen Nofrianto mengatakan embatan gantung itu bakal jadi infrastruktur vital yang menghubungkan Kampung Bojong Koneng, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran, dengan Kampung Citaropong, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade.

Dia bilang jembatan gantung itu bakal memiliki Panjang 80 meter. Dengan keberadaan jembatan jika sudah rampung makan akan membantu aktivitas sosial dan ekonomi warga setempat.
“Jembatan ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi di dua wilayah tersebut,” kata Mayjen Nofrianto, dalam keterangannya, dikutip pada Minggu, (7/12/2025).
Kemudian, ia juga menyampaikan pembangunan jembatan darurat itu sebagai bentuk kehadiran TNI dalam membantu percepatan pemulihan akses warga. Dia bilang seluruh personel bekerja maksimal agar pembangunan bisa diselesaikan tepat waktu dan aman untuk digunakan.
Dia menuturkan pembangunan jembatan gantung itu merupakan perintah langsung dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Ia menceritakan jembatan sebelumnya rusak parah dan putus karena diterjang arus banjir yang besar.
“Ini kita sudah mulai, tadi juga sudah saya sampaikan kepada reka-rekan di wilayah, kita kerja semaksimal mungkin, malampun kita kerjakan, ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita,” tutur Mayjen Nofrianto.
Pun, dia menambahkan selain permudah aktivitas sehari-hari, kehadiran jembatan gantung itu nanti bisa mendorong pertumbuhan ekonomi local. Selain itu, membuka kembali jalur distribusi masyarakat, serta meningkatkan akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat pelayanan publik lainnya.



