HOLOPIS.COM, MALAYSIA – Pemerintah Malaysia menawarkan pesawat pemadam, tiga helikopter, dan personel untuk mengatasi karhutla di Indonesia. Namun, hingga kini tawaran itu belum direspons resmi Jakarta.
Malaysia menyatakan kesiapannya membantu Indonesia memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap di sejumlah wilayah.
Namun, tawaran yang mencakup pesawat pemadam, tiga helikopter, dan personel tersebut hingga kini belum mendapat jawaban resmi dari pemerintah Indonesia.
Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi mengungkapkan, negaranya masih menunggu kepastian dari Jakarta mengenai bantuan yang telah ditawarkan.
Situasi ini menjadi perhatian karena kebakaran di Sumatera dan Kalimantan terus menimbulkan persoalan lingkungan, termasuk penurunan kualitas udara.
Ahmad Zahid menjelaskan, tawaran bantuan tersebut telah disampaikan saat dirinya berkunjung ke Jakarta pada bulan sebelumnya.
Dalam agenda itu, ia bertemu Presiden Prabowo Subianto dan perwakilan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pemerintah Malaysia juga menindaklanjuti rencana tersebut melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana Malaysia (Nadma) dan Kementerian Luar Negeri.
Keduanya telah berkomunikasi dengan mitra di Indonesia, tetapi belum memperoleh tanggapan resmi.
“Penawaran itu kami lakukan dengan tulus, tetapi belum ada respons terhadap tawaran kami untuk membantu mereka,” kata Ahmad Zahid seperti dikutip Holopis dari Malaysia Mail, Selasa (13/10/2026).
Meski belum mendapatkan jawaban, Malaysia mengaku tidak ingin memperkeruh keadaan.
Ahmad Zahid mengatakan pemerintahnya memilih melihat situasi secara positif dan mempertimbangkan kemungkinan Indonesia belum memerlukan bantuan tambahan.
Juru bicara pemerintah Malaysia, Fahmi Fadzil, juga menyebut kabinet belum menerima perkembangan terbaru mengenai tawaran tersebut.



