Benjamin Netanyahu Bela Israel di PBB, Puluhan Delegasi Walk Out Saat Pidatonya Dimulai

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membela operasi militer Israel di Iran, Gaza, dan sejumlah wilayah lain di Timur Tengah.

Pidato Netanyahu pada Kamis (24/9) di New York diwarnai aksi walk out dari puluhan delegasi. Sejumlah perwakilan negara meninggalkan ruang sidang ketika Netanyahu mulai naik ke podium sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Israel. Menanggapi aksi tersebut, Netanyahu melontarkan sindiran kepada para delegasi yang meninggalkan ruangan.

“Jika masih ada pengecut moral yang belum meninggalkan ruangan ini, silakan pergi sekarang,” kata Benjamin Netanyahu, dikutip Holopis.com, Jum’at (25/9).

Ia kemudian menegaskan, “Kami akan menang. Kami tidak punya pilihan lain.”

Netanyahu Bantah Tuduhan Genosida di Gaza

Netanyahu juga menolak tuduhan bahwa Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai kebohongan terbesar abad ini.

Beberapa jam sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato melalui rekaman video. Abbas menilai kebijakan Israel, khususnya perluasan permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki, mengancam keberadaan rakyat Palestina serta solusi dua negara.

Abbas juga mengatakan warga Palestina di Gaza menghadapi pembunuhan, kehancuran, kelaparan, upaya pemindahan penduduk, serta apa yang ia sebut sebagai perang genosida. Ia berpidato melalui video setelah tidak mendapatkan visa masuk ke Amerika Serikat.

Netanyahu Serang Erdogan hingga Mamdani

Netanyahu turut menyerang sejumlah tokoh yang mengkritik Israel, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Wali Kota New York Zohran Mamdani.

Netanyahu menyebut Erdogan sebagai “tiran” dan menuduhnya mendukung Hamas. Pernyataan tersebut kemudian dibalas Direktur Komunikasi Kepresidenan Turki Burhanettin Duran yang menilai tuduhan Netanyahu terhadap Turki dan Erdogan tidak sejalan dengan nilai perdamaian, hukum, dan dialog PBB.

Kepada Mamdani, Netanyahu mengatakan, “Sejak Anda terpilih sebagai wali kota kota ini, banyak warga Yahudi tidak lagi merasa aman di New York.” Kantor Mamdani membalas dengan menyebut Netanyahu menyampaikan klaim yang tidak berdasar untuk membenarkan kebijakan Israel terhadap warga Palestina.

Di sisi lain, Netanyahu menyampaikan apresiasi kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas kepemimpinannya terkait operasi militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

“Israel dan Amerika bertindak bersama bukan hanya untuk melindungi diri kami sendiri, tetapi juga untuk menyelamatkan peradaban,” ujar Netanyahu.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU