HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN, Kevin Kim, di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/9/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di tengah dinamika kawasan dan menjelang agenda internasional penting yang akan dihadiri Presiden pada bulan ini.
Selain membahas hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, pertemuan juga menyinggung penguatan kerja sama kawasan serta upaya menjaga stabilitas di tingkat regional.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo turut menerima Kuasa Usaha ad Interim Amerika Serikat untuk ASEAN, Joy M. Sakurai.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang ikut mendampingi Presiden menggambarkan suasana pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Kevin Kim sendiri merupakan pejabat paling senior Pemerintah Amerika Serikat yang saat ini mewakili negaranya di Jakarta. Hingga kini, pemerintah AS belum menunjuk duta besar definitif untuk Indonesia.
Menurut Teddy, salah satu fokus pembicaraan adalah memperkuat hubungan kedua negara yang selama ini telah berjalan.
“Dalam pertemuan tersebut dibahas pula berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama antarkedua negara, termasuk dalam mendorong kerja sama dan stabilitas di kawasan serta mempererat hubungan kedua negara yang berlandaskan prinsip saling menghormati dan kemitraan yang setara,” kata Teddy kepada wartawan saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.
Bahas Stabilitas Kawasan
Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat menjadi salah satu aspek penting dalam kerja sama ekonomi, politik, hingga keamanan kawasan.
Karena itu, pembicaraan di Hambalang juga menyentuh isu yang lebih luas, termasuk stabilitas regional dan penguatan kemitraan.
Teddy mengatakan, pertemuan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkokoh hubungan bilateral kedua negara.
“Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat fondasi hubungan Indonesia-Amerika Serikat, sekaligus mendorong kerja sama yang semakin erat, konstruktif, dan saling menguntungkan, baik secara bilateral maupun dalam mendukung perdamaian, stabilitas, dan kemajuan di kawasan,” ujarnya.
Pertemuan ini berlangsung menjelang rangkaian agenda luar negeri Presiden Prabowo pada September 2026.
Presiden dijadwalkan bertolak ke Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pada pekan keempat September untuk menghadiri Sidang Umum PBB atau United Nations General Assembly (UNGA) ke-81.




