HOLOPIS.COM, JAKARTA – Muhammad Qodari optimistis Suahasil Nazara mampu membawa perekonomian Indonesia tetap tumbuh sekaligus menjaga stabilitasnya setelah dipercaya menjadi Menteri Keuangan.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI itu menilai Suahasil punya dua modal penting: latar belakang akademik di bidang ekonomi serta pengalaman panjang di Kementerian Keuangan.
Keyakinan itu disampaikan Qodari setelah menghadiri acara Serah Jabatan Menteri Keuangan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9).
Menurut Qodari, pengalaman dan pemahaman Suahasil terhadap kebijakan fiskal menjadi bekal penting untuk menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis.
“Kami sangat yakin bahwa Pak Suahasil akan sangat berhasil menjalankan tugas sebagai Menkeu,” ujar Qodari.
Qodari kemudian membeberkan alasan di balik optimismenya tersebut.
Punya Bekal Ekonomi
Alasan pertama berkaitan dengan latar belakang akademik Suahasil.
Suahasil diketahui merupakan Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi di Universitas Indonesia (UI). Menurut Qodari, latar belakang tersebut menjadi salah satu modal dalam menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.
Bukan hanya soal teori ekonomi, Suahasil juga sudah cukup lama bersentuhan langsung dengan pengelolaan kebijakan fiskal pemerintah.
Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal.
“Beliau sudah sangat mengenal seluk-beluk di Kementerian Keuangan karena sekitar 6-7 tahun jadi Wamenkeu dan sebelumnya beliau pernah jadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal di sini,” kata Qodari.
APBN Jadi Kunci
Dengan pengalaman tersebut, Qodari menilai Suahasil memiliki pemahaman yang cukup mengenai cara kerja Kementerian Keuangan sekaligus tantangan dalam mengelola kebijakan fiskal.
Ia menekankan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar instrumen untuk membiayai program pemerintah. APBN juga punya peran penting dalam menjaga pergerakan ekonomi nasional.
“Itu adalah salah satu kelebihan Pak Suahasil, terutama dalam situasi seperti sekarang ini, tentunya APBN merupakan salah satu instrumen penting untuk menggerakkan ekonomi sekaligus jaga stabilitas ekonomi Indonesia,” jelasnya.
Qodari juga melihat Indonesia masih memiliki potensi ekonomi yang besar untuk dikembangkan.




