Prabowo Genjot Industri Baru Terbarukan Demi Kurangi Energi Fosil

3 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMPresiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyatakan bahwa dirinya masih sangat berkomitmen untuk menghentikan segala bentuk ketergantungan pada energi impor, khususnya energi fosil untuk bahan bakar.

“Kita bertekad ini kita kurangi,” kata Prabowo di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Salah satu yang mulai ditekan adalah kebutuhan impor untuk solar. Sebab kini Indonesia sedang menggalakkan produksi jenis bahan bakar nabati di Indonesia yang terdiri dari campuran 50% biodiesel berbasis minyak kelapa sawit dan 50% solar fosil, yakni B50.

“Dengan solar sekarang B50 kita sudah mengurangi bahkan harusnya kita tidak import lagi diesel dari luar, tapi masih tergantung beberapa energi dari luar,” ujarnya.

Selain itu, kebutuhan LPG (Liquefied Petroleum Gas) juga akan semakin ditekan dengan mengedepankan CNG (Compressed Natural Gas) atau gas alam yang terkompresi. CNG merupakan bahan bakar gas yang berasal dari gas bumi dengan unsur utama metana (CH₄) yang dimampatkan pada tekanan sangat tinggi, yakni sekitar 200 hingga 250 bar.

“Kita akan segera ganti LPG menjadi CNG,” lanjutnya.

Prabowo juga menegaskan bahwa untuk kebutuhan listrik, Indonesia akan menggenjot industri energi baru terbarukan. Maka pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menjadi incaran utama dalam memenuhi kebutuhan listrik dalam negeri. Targetnya dalam 5 tahun kepemimpinannya nanti, Indonesia mampu memproduksi 100 Gigawatt (GW) dari tenaga matahari saja.

“Kita juga akan membangun listrik dari tenaga surya sebesar 100 Gigawatt, dan ini harus kita laksanakan dalam 4 tahun. Tapi tahun ini saja target kita adalah 30 GW. PLN harus tinggalkan pembangkit listrik dari diesel, kurang lebih 13 GW,” tegas Prabowo.

Ia menekankan bahwa sumber daya alam Indonesia sudah menyediakan segala macam sumber energi yang dibutuhkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Tinggal bagaimana saat ini bangsa Indonesia mampu mengelola dan merawatnya demi sebesar-besarnya kemakmuran bangsa dan negara.

“Dan sumber-sumber energi lainnya ternyata sungguh sangat banyak. Dari minggu ke minggu para ilmuan kita, para peneliti kita menemukan hasil-hasil luar biasa, cadangan hidrogen alam sangat besar,” ucapnya.

Lebih lanjut, Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini berkeyakinan bahwa semua upaya ini akan diwujudkan, sehingga Indonesia akan menjadi negara yang bangkit dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

“Kita butuh saya kira dalam 3-4-5 tahun kita akan bangkit bener-bener, sekarang kita sudah mulai bangkit,” pungkas Prabowo Subianto.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA