HOLOPIS.COM, JAKARTA – Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini menjadi salah satu fitur yang hampir selalu hadir di smartphone terbaru. Namun, menurut MediaTek, kemampuan AI yang dinikmati pengguna saat ini baru merupakan tahap awal.
Dalam beberapa tahun ke depan, teknologi tersebut diperkirakan akan semakin terintegrasi dan memberikan manfaat yang lebih nyata dalam aktivitas sehari-hari.
Hal itu disampaikan Director Marketing & Communication MediaTek India & Southeast Asia, Anuj Sidharth, saat berbincang dengan awak media di Aroem Resto & Ballroom Mahakam, Jakarta.
Menurut Anuj, MediaTek terus mengembangkan berbagai teknologi pada lini chipset Dimensity, mulai dari peningkatan performa GPU, kemampuan kamera dan video, hingga pengembangan Neural Processing Unit (NPU) yang menjadi pusat pemrosesan AI di dalam perangkat.
“Masih banyak yang akan datang. Orang-orang akan mulai melihat aplikasi AI secara real-time dan bagaimana AI benar-benar berguna dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anuj seperti dikutip Holopis.com, Jumat (3/7/2026).
Ia menilai, saat ini AI di smartphone masih didominasi fitur-fitur seperti pembuatan gambar, penyuntingan foto, atau peringkasan teks. Ke depan, AI diperkirakan akan lebih menyatu dengan berbagai fungsi perangkat sehingga mampu membantu pengguna secara otomatis dalam banyak situasi.
Ray Tracing hingga Konektivitas Jadi Fokus Pengembangan
Selain AI, Anuj juga menyoroti perkembangan teknologi gaming di smartphone. Salah satu fitur yang menurutnya mulai menjadi perhatian adalah ray tracing, teknologi grafis yang sebelumnya identik dengan komputer gaming.
Dengan dukungan tersebut, kualitas visual game di smartphone dinilai semakin realistis dan mendekati pengalaman bermain di PC maupun konsol.
“Ketika berbicara tentang gaming, dukungan ray tracing adalah sesuatu yang dulu tidak pernah kita bayangkan. Sekarang kita bisa menikmati pengalaman bermain game dengan visual yang luar biasa di smartphone,” katanya.
MediaTek juga melihat konektivitas sebagai salah satu sektor yang akan berkembang pesat dalam beberapa tahun mendatang. Menurut Anuj, teknologi komunikasi di masa depan diharapkan mampu membuat pengguna tetap terhubung meski berada di lokasi yang tidak memiliki jaringan seluler.
“Bayangkan Anda berada di tempat yang tidak memiliki konektivitas, tetapi tetap bisa berkomunikasi menggunakan teknologi yang berbeda. Itu adalah sesuatu yang mungkin akan semakin banyak diinginkan orang pada masa mendatang,” ujarnya.
Tak Hanya Smartphone
Anuj menegaskan inovasi MediaTek tidak hanya difokuskan untuk smartphone. Perusahaan juga terus mengembangkan berbagai solusi teknologi bagi perangkat lain, mulai dari sistem otomotif, router WiFi, hingga perangkat rumah pintar (smart home).
“Kami ingin meningkatkan kehidupan masyarakat, bukan hanya melalui smartphone, tetapi juga melalui teknologi otomotif, solusi konektivitas, router WiFi, dan berbagai perangkat lainnya,” kata Anuj.
Di Indonesia, ia mengaku optimistis terhadap perkembangan pasar chipset premium MediaTek. Menurutnya, lini MediaTek Dimensity 8000 Series dan MediaTek Dimensity 9000 Series mendapat respons yang cukup baik dari konsumen.
“Dukungan yang kami terima di Indonesia sangat luar biasa, terutama untuk lini chipset premium Dimensity 8000 dan Dimensity 9000. Kami baru saja memulai, jadi nantikan inovasi-inovasi berikutnya dari MediaTek,” pungkasnya.

