HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gading Marten akhirnya ikut buka suara terkait polemik yang menyeret nama Raffi Ahmad dalam kasus dugaan penyelundupan barang elektronik yang melibatkan Blueray Cargo. Melalui sambungan video dari Prancis, Gading memberikan kesaksian mengenai peristiwa yang terjadi saat dirinya berada di New York bersama Raffi Ahmad dan sejumlah rekan artis lainnya.
Gading menegaskan bahwa pertemuan dengan pihak Blueray sama sekali tidak direncanakan. Menurutnya, saat itu mereka hanya sedang menikmati waktu bersama usai mengikuti kegiatan di Amerika Serikat.
“Kita di Amerika, waktu itu kita makan makanan Indonesia di Awang Kitchen di seberangnya… ya lalu udah kita ke sebelahnya nih. Begitu pindah ke sebelahnya Indo Java ada orang-orang dari sebelah memang minta foto,” kata Gading Marten, dikutip Holopis.com, Jum’at (12/6).
Saat itu, Gading berada bersama Raffi Ahmad, Ariel NOAH, dan Desta. Ia menjelaskan bahwa permintaan foto dari warga Indonesia yang ditemui di luar negeri merupakan hal yang biasa mereka alami sebagai figur publik.
“Minta-minta foto, habis itu foto ya masa kita orang minta foto orang Indonesia masa kita nggak ACC. Ya iya lah kita basa-basi segala macam,” tuturnya.
Menurut Gading, interaksi yang terjadi saat itu tidak lebih dari percakapan ringan. Tidak ada pembahasan serius terkait pengiriman barang maupun transaksi yang belakangan ramai diperbincangkan.
“Kita aja baru tahu namanya Blueray aja sekarang nih,” lanjutnya.
Ayah dari Gempita Nora Marten itu mengaku bahkan tidak mengenal pihak yang mengajak mereka berfoto. Ia juga tidak mengetahui bahwa lokasi tersebut merupakan kantor atau toko milik Blueray Cargo.
Baru setelah kasus tersebut menjadi perhatian publik, Gading menyadari nama tempat yang sempat mereka datangi saat berada di New York.
“Orangnya siapa nggak tahu, namanya Blueray aja baru tahu.”
Ia mengatakan dirinya mengetahui nama tersebut setelah kembali melihat dokumentasi perjalanan yang direkam saat berada di lokasi.
“Jadi begitu kita lihat lagi video pas kita di sana, ‘Oh iya namanya Blueray’,” jelas Gading.
Sebelumnya, Raffi Ahmad juga telah membantah berbagai tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kasus dugaan korupsi importasi barang yang menyeret Blueray Cargo Group. Raffi menegaskan tidak pernah melakukan transaksi maupun menerima barang dari pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.
Nama Raffi sendiri sempat muncul dalam persidangan kasus yang tengah ditangani KPK. Namun hingga saat ini, lembaga antirasuah itu menyatakan masih mempelajari fakta-fakta yang muncul di persidangan dan belum menemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan Raffi dalam perkara tersebut.


