HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang besar, makmur dengan segala macam kekayaan alamnya, serta menjadi sebuah negara yang terlalu besar untuk sekadar mengandalkan supply energi dari luar negeri.
“Negara kita sangat besar, kadang-kadangnya saking besarnya kita tidak sadar berapa besar negara kita. Negara kita sangat kaya, saking banyaknya kekayaan kadang-kadang kita gak sadar berapa kaya kita,” kata Presiden Prabowo Subianto saat meluncurkan Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Jawa Barat pada hari Kamis, 13 Agustus 2026.
Ia menegaskan bahwa adalah tanah yang dianugerahkan Tuhan Yang Maha Esa dengan segala kekayaan dan kemakmurannya. Oleh sebab itu pertanyaan yang harus dijawab oleh seluruh elemen bangsa Indonesia adalah, apakah mereka mampu menjaga dan mengelolanya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“Sumber-sumber alam yang diberikan kepada kita oleh yang Maha Kuasa sungguh sangat luar biasa. Dengan teknologi juga, kita bisa cepat mengetahui cadangan-cadangan kekayaan alam kita. Sekarang kita sudah lebih matang sebagai negara,” ujarnya.
Salah satu aktualisasi dari Pasal 33 ayat 3 adalah dengan peluncuran kendaraan listrik, khususnya Motor Listrik yang baru saja ia resmikan tersebut. Di mana seluruh kekayaan alam bisa dikelola dan diproduksi menjadi barang jadi di dalam negeri.
Di mana bunyi Pasal 33 ayat (3) yakni ; Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“Indonesia memiliki kekuatan luar biasa, Indonesia memiliki sumber alam luar biasa, tinggal kita bisa atau tidak menjaga dan mengelolanya. Salah satu cara mengelolanya adalah seperti hari ini,” tutur Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo mengklaim bahwa pemerintah harus merogoh kocek yang sangat besar untuk melakukan impor bahan bakar demi memenuhi kebutuhan dalam negeri.
“Kita mengirim uang USD untuk BBM kita melebihi kadang-kadang USD 30 Miliar. Antara 28 – 30 USD, tiap tahun. Kita bertekad ini kita kurangi,” ucapnya.
Oleh sebab, dengan peluncuran motor listrik ini, ia berharap masyarakat bisa semakin didorong untuk melakukan migrasi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil yakni bensin menuju kendaraan berbasis energi baru terbarukan yakni listrik.
“Dengan motor dan mobil listrik, dengan bus listrik, dengan traktor listrik, dengan seberapa banyak alat-alat kita menggunakan listrik sebagai energi utama kita akan lebih aman, kita akan lebih sejahtera,” tandasnya.
Prabowo Subianto juga mengajak agar sektor keuangan, khususnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera mendukung implementasi keinginannya itu, di mana pembelian motor listrik agar tidak membebani masyarakat, mulai dari DP 0 persen hingga pengurangan bunga cicilan.
Bahkan ia juga memerintahkan para bos Danantara untuk segera menindaklanjutinya dengan melakukan support apa pun yang bisa mereka lakukan, agar geliat penggunaan motor listrik di kalangan masyarakat bisa semakin meningkat lagi.



