Raffi Ahmad Ceritakan Awal Mula Namanya Dikaitkan dengan Kasus Blueray Cargo

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Raffi Ahmad akhirnya membeberkan kronologi yang menurutnya menjadi awal mula namanya terseret dalam kasus dugaan korupsi importasi barang yang menyeret Blueray Cargo Group. Presenter sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu menegaskan dirinya tidak memiliki keterlibatan dalam perkara yang kini tengah disidangkan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/6), Raffi menjelaskan bahwa pertemuannya dengan pihak Blueray terjadi secara tidak sengaja saat dirinya berada di Amerika Serikat untuk mengikuti sebuah acara lari bersama sejumlah rekan artis.

Setelah kegiatan tersebut berakhir, Raffi dan rombongannya sempat mengunjungi Awang Kitchen, sebuah restoran Indonesia yang cukup populer di kalangan diaspora Indonesia di New York.

“Setelah kegiatan itu selesai, kalian bisa lihat nanti di vlognya dan di foto-fotonya banyak teman-teman Indonesia yang ngajakin foto, ngajakin apa. Saya keluar dari Awang Kitchen, satu, dua, tiga toko di sebelahnya itu ada yang namanya, itu apa namanya, Blueray,” kata Raffi, dikutip Holopis.com, Kamis (11/6).

Menurut Raffi, saat berada di lokasi dirinya dihampiri seseorang yang memperkenalkan perusahaan tersebut sekaligus menawarkan jasa pengiriman barang dari Amerika Serikat ke Indonesia. Ia mengaku tidak mengenal pihak yang mengajaknya berbincang saat itu.

“Ya, beliau memperkenalkan diri, tapi saya nggak kenal. Saya nggak kenal, lalu mereka bilang, ‘Mas Raffi, perusahaan kami ini, Blueray ini, kita bisa kirimin, bisa kirimin apa pun itu, mau handphone, mau laptop, mau iPad, mau ini, mau itu’. (Saya bilang) ‘Oh iya, kan ada handphone yang terbaru, nanti kalau dikirim bisa? Ya nggak mungkin dong’, saya bilang ‘Oh, nggak ah, saya nggak mau kirim lewat kamu’. Kan nggak mungkin saya bilang,” jelasnya.

- Advertisement -

Raffi menegaskan percakapan tersebut tidak lebih dari basa-basi yang lazim terjadi saat bertemu orang baru. Setelah itu, tidak ada pembicaraan bisnis maupun transaksi yang dilakukan.

“Nah, di sini saya hanya sebatas ini basa-basi, terjadilah sedikit basa-basi di situ,” ungkapnya.

Beberapa waktu kemudian, Raffi mengaku kembali dihubungi oleh pihak yang sama dan ditawari fasilitas pengiriman barang secara gratis. Namun, tawaran tersebut disebut langsung ditolaknya.

“Dia ada chat, dibilang gratis. Saya bilang, ‘Aduh, nggak usah, nggak usah, nggak usah, saya nggak usah, nggak usah. Nggak, nggak mau kalau gratis, saya nggak mau’. Saya bilang gitu. ‘Nanti aja’. Dia bilang ‘Nah, kalau pesen?’. ‘Iya, iya, iya, ya udah nanti kalau ada yang itu, pesen, oke, oke’. Saya hanya, hanya sebatas gitu aja loh,” katanya.

Nama Raffi Ahmad sebelumnya mencuat dalam persidangan kasus dugaan penyelundupan barang elektronik yang melibatkan pimpinan Blueray Cargo Group, John Field dan sejumlah terdakwa lainnya. Dalam persidangan, jaksa KPK sempat menyinggung adanya permintaan pengiriman laptop dan iPhone 17 dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Meski demikian, KPK menyatakan fakta yang muncul di persidangan masih akan dipelajari lebih lanjut. Lembaga antirasuah itu juga tidak menutup kemungkinan melakukan pemeriksaan tambahan apabila ditemukan fakta baru yang perlu didalami.

“Apakah nanti fakta-fakta persidangan itu akan menjadi fakta baru yang kemudian perlu didalami? Ya, kami akan lakukan pemeriksaan-pemeriksaan tentunya,” kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU