HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kabar baik datang bagi warga yang selama ini tinggal di kawasan bantaran rel kereta api di Senen, Jakarta Pusat. Sebanyak 324 unit hunian baru yang dibangun sebagai bagian dari program penataan kawasan padat penduduk kini telah rampung sepenuhnya dan siap untuk segera ditempati.
Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memastikan progres pembangunan hunian tersebut telah mencapai 100 persen. Saat ini pemerintah tengah menyelesaikan tahapan akhir sebelum proses pemanfaatan oleh masyarakat dilakukan.
“Progres fisik sudah 100 persen. Sekarang kita pastikan tahapan akhir pemanfaatan, kesiapan fasilitas pendukung, dan koordinasi lintas instansi,” ujar Dony dalam keterangannya pada Rabu (10/6/2026).
Pembangunan hunian ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menata kawasan bantaran rel yang selama ini dianggap berisiko tinggi terhadap keselamatan warga.
Selain itu, proyek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata dan layak huni.
Menurut Dony, keberhasilan proyek tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari kementerian, BUMN, hingga pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukan hanya menyediakan tempat tinggal baru, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Ini bukan cuma soal rumah. Tapi tentang keselamatan warga dan peningkatan kualitas hidup. Arahan Pak Prabowo harus clear,” ujarnya.
Hunian baru tersebut juga telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan penghuni sehari-hari.
Mulai dari masjid, taman bermain anak, dapur komunal, toilet umum, fasilitas sosial, hingga tandon air yang menjamin ketersediaan air bersih bagi warga.
Keberadaan kawasan hunian ini diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan di sepanjang jalur rel kereta api sekaligus mengubah kawasan yang sebelumnya identik dengan permukiman padat dan kumuh menjadi lingkungan yang lebih aman, sehat, dan manusiawi.
“Kami ingin warga senang dan aman. Ini prioritas kami,” pungkas Dony.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, Dony bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait juga telah melakukan peninjauan langsung serta menggelar rapat koordinasi guna memastikan kesiapan operasional dan pemanfaatan hunian sesuai rencana pemerintah.


