HOLOPIS.COM, BULUKUMBA – Kepolisian Resor Bulukumba mulai menyelidiki insiden meninggalnya seorang siswi SMA bernama Elmi Febrianti setelah terjatuh ke laut dan terseret ombak di kawasan wisata Pantai Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Andi Imran Hamid mengatakan pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi serta pengelola objek wisata guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian tersebut.
“Kami masih menunggu laporan resmi dari keluarga korban. Setelah laporan diterima, penyelidikan akan dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi, pihak pengelola wisata, serta mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti yang dibutuhkan,” ujar Andi Imran, Senin (8/6).
Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (7/6) sekitar pukul 14.30 Wita saat korban berlibur bersama keluarganya.
Korban diketahui merupakan warga Lingkungan Bontobeang, Kelurahan Bontokamase, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, korban bersama seorang saksi tiba di kawasan wisata Apparalang dan menuju area dermaga.
Saat itu korban berjalan di atas papan kayu yang menjadi salah satu spot foto favorit pengunjung.
Sementara saksi berada di atas tebing untuk mengambil foto sesuai permintaan korban.
Ketika berada di ujung papan yang menjorok ke arah laut, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terpeleset dan jatuh ke perairan di bawah tebing.
“Korban diduga terpeleset saat berada di area spot foto yang berada di pinggir tebing. Setelah jatuh ke laut, korban terseret arus dan dinyatakan hilang,” kata Andi Imran.
Mendapat laporan kejadian, tim SAR gabungan segera melakukan operasi pencarian.
Tim terdiri dari personel Basarnas, BPBD, Polres Bulukumba, TNI, pemerintah setempat, serta relawan.
Proses pencarian dilakukan melalui peninjauan lokasi, asesmen, dokumentasi, dan penyisiran di sekitar titik kejadian menggunakan perahu karet serta metode pencarian lainnya hingga malam hari.
Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Senin (8/6) sekitar pukul 00.10 Wita dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal korban terjatuh.
Usai dievakuasi, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sementara itu, polisi melanjutkan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Andi Imran menegaskan penyidik juga akan mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun dugaan tindak pidana lainnya berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan selama proses penyelidikan.
“Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah ada unsur pidana atau kelalaian dalam peristiwa ini. Kami akan bekerja secara profesional, transparan, dan berpedoman pada fakta yang ditemukan di lapangan,” tegasnya.
Polres Bulukumba juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkunjung ke destinasi wisata alam.
Pengunjung diminta mematuhi aturan yang berlaku dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar demi menghindari kejadian serupa.


